XLSmart Future Ready Wujudkan Kesetaraan Gender di Sektor Teknologi

6 hours ago 2

Selular.ID – Kesenjangan gender di sektor teknologi dan kepemimpinan korporat masih menjadi tantangan besar di kawasan Asia Tenggara.

Menjawab tantangan tersebut, XLSmart berkomitmen memberdayakan perempuan muda Indonesia agar siap bersaing di era transformasi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Corporate CSR & Channel Strategy XLSmart, Adelia Theresa Panjaitan, mengungkapkan urgensi peningkatan keterwakilan perempuan di ranah teknologi kini semakin mendesak.

Globalisasi dan adopsi AI yang masif menuntut kesiapan talenta perempuan agar tidak tertinggal.

Baca juga:

Adelia memaparkan data perbandingan di Indonesia sebagai tantangan, di mana partisipasi perempuan dalam angkatan kerja baru mencapai 53,3%, jauh tertinggal dibandingkan laki-laki yang menyentuh 81,9%. Ketimpangan ini semakin meruncing di level strategis perusahaan.

“Hanya 8,3% perempuan yang menduduki kursi komisaris, 5,2% sebagai ketua dewan (board chair), dan baru 3,1% yang berhasil menempati posisi CEO,” ungkap Adelia di acara konferensi pers program Future Ready di XLSmart Tower Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Kondisi di sektor teknologi global pun tidak jauh berbeda. Saat ini, keterwakilan perempuan di angkatan kerja teknologi global hanya berkisar 32%, dengan persentase yang jauh lebih rendah di bidang engineering dan AI.

“Keberagaman gender sangat krusial untuk mendorong inovasi, mengikis bias, serta membangun sistem AI yang lebih adil dan bertanggung jawab,” ucap Adelia menambahkan.

Melihat lanskap domestik, Indonesia dinilai memiliki potensi luar biasa namun masih menghadapi hambatan struktural.

Berdasarkan data, sekitar 37,4% dari total penduduk subsiditas di Indonesia adalah perempuan. Kendati demikian, mereka masih kurang terwakili di sektor-sektor strategis dan profesional muda.

Adelia menegaskan bahwa persoalan utama yang dihadapi perempuan Indonesia saat ini bukanlah minimnya kemampuan, melainkan keterbatasan akses.

“Masalahnya bukan pada kemampuan, melainkan pada kesempatan dan progresi karier itu sendiri. Di sinilah perusahaan memiliki tanggung jawab besar untuk hadir memberikan ruang bagi mahasiswa dan perempuan muda,” ia menegaskan.

Jangkau 60 Ribu Perempuan

Sebagai bentuk aksi nyata, XLSmart sukses menyelenggarakan Batch 1 dari program ini pada 2025.

Program tersebut mendapat antusiasme luar biasa dengan menjaring lebih dari 77.000 pendaftar dari berbagai wilayah.

Melalui serangkaian sosialisasi masif–termasuk lebih dari 5 campus roadshow, 22 online roadshow melalui Instagram Live dan webinar, serta kolaborasi dengan berbagai mitra komunitas–terpilihlah 150 perempuan muda terbaik (awardees).

Para awardees kemudian mengikuti leadership bootcamp dan dibagi menjadi enam kelompok untuk merancang Women Empowerment Project.

Proyek sosial ini terbukti berdampak luas. Dari target awal memberikan dampak ke 1.000 perempuan, proyek ini sukses memberikan manfaat nyata kepada sekitar 60.000 perempuan di Indonesia.

Targetkan 200 Ribu Penerima Manfaat

Melanjutkan kesuksesan tersebut, XLSmart resmi bersiap meluncurkan Sisteran Female Future Leaders Batch 2 tahun ini.

Skala program ini ditingkatkan secara signifikan guna memperluas jangkauan dampak positifnya.

Pada batch 2 ini, XLSmart menargetkan sebanyak 200 ribu perempuan Indonesia akan menerima manfaat program.

Proses seleksi juga akan menyaring 150 awardees baru yang akan digembleng selama tiga bulan leadership bootcamp terstruktur, lengkap dengan sesi mentoring intensif bersama para ahli.

Menariknya, ada inovasi baru yang dihadirkan pada program tahun ini untuk memotivasi para peserta.

“Yang berbeda di tahun ini, kami menyediakan program overseas company visit ke perusahaan teknologi global. Para peserta terbaik nantinya akan kami kirim langsung untuk melakukan kunjungan perusahaan di luar negeri,” tutup Adelia.

Melalui program Future Ready, XLSmart berharap dapat mencetak pemimpin-pemimpin perempuan masa depan yang tidak hanya mahir secara digital, tetapi juga mampu membawa perubahan inklusif bagi industri teknologi Tanah Air.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi