Selular.ID – Para penonton YouTube Shorts kini bisa membuat video yang mereka saksikan makin cepat ditonton.
Platform milik Google itu menyiapkan fitur baru yang memungkinkan pengguna memutar video pendek dengan kecepatan dua kali lipat.
Melansir dari laman resmi, Senin (29/6/2026), YouTube mengumumkan serangkaian pembaruan untuk Shorts pada Kamis (25/6/2026).
Salah satunya pengaturan kecepatan putar 2x agar pengguna bisa menyerap informasi lebih cepat atau langsung menemukan bagian yang mereka cari.
YouTube juga menghapus tombol tidak suka atau dislike di Shorts.
Baca juga:
- YouTube dan TikTok Klaim Telah Hapus 4,7 Akun Anak di Indonesia
- YouTube Shorts Tembus 2 Miliar Penayangan Per Bulan di Layar Televisi
Sebagai gantinya, pengguna dapat memakai fitur “Tidak Tertarik” dan “Jangan Rekomendasikan Channel Ini” untuk mengurangi kemunculan konten tertentu.
Tombol suka juga berubah. Pengguna kini akan melihat emoji hati sebagai pengganti tombol jempol ke atas.
Pembaruan lain adalah Clear Screen mode. Fitur ini menyembunyikan sementara ikon dan teks di layar pemutaran.
Dengan begitu, pengguna bisa menonton video tanpa terlalu banyak gangguan di layar.
YouTube menyebut perubahan itu dibuat untuk menghadirkan pengalaman Shorts yang lebih intuitif.
Namun, perusahaan belum memberi tanggal pasti kapan semua fitur tersebut berlaku. Pembaruan akan diluncurkan bertahap.
Miliaran Tayangan Tiap Hari
YouTube masuk ke pasar video pendek lebih lambat dibanding TikTok dan Instagram Reels.
Shorts diluncurkan pada 2024, tetapi sejak itu berhasil menarik banyak penonton.
CEO YouTube Neal Mohan dikutip TechCrunch, mengatakan Shorts mencatat rata-rata 200 miliar tayangan harian per Juni 2025.
Namun, angka itu perlu dibaca dengan konteks karena YouTube menghitung tayangan sejak video pertama kali dibuka.
Laporan awal tahun ini juga menunjukkan Shorts makin sering ditonton lewat layar televisi.
Konsumsi konten Shorts di TV disebut mencapai 2 miliar jam per bulan.



















































