Jakarta, CNN Indonesia --
Sebanyak 205.451 ton pupuk bersubsidi disiapkan untuk wilayah Indonesia bagian Timur jelang musim tanam April-September 2026.
Dalam keterangan tertulisnya, PT Pupuk Indonesia menyatakan stok ini sudah berada di gudang penyangga tingkat kabupaten/kota, gudang distributor dan gudang milik Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS).
Regional CEO 4 Pupuk Indonesia Wisnu Ramadhani mengatakan stok ini terdiri dari enam jenis pupuk bersubsidi yakni urea, NPK phonska, NPK formula khusus kakao, organik, ZA, dan SP-36.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pupuk ini siap ditebus petani untuk mendukung peningkatan produktivitas di musim tanam April-September. Kami berharap petani mengoptimalkan stok ini dengan melakukan penebusan," kata Wisnu di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (22/4).
Menurutnya penebusan pupuk subsidi hingga April 2026 sudah mencapai 357.227 ton atau sekitar 21 persen dari total alokasi. Pupuk bersubsidi untuk wilayah Regional 4 atau Indonesia bagian Timur selama 2026 dialokasikan sebanyak 1.689.794 ton.
Wisnu mengatakan serapan pupuk di Indonesia Timur ini tinggi dan memberikan kontribusi pada besarnya penyerapan pupuk nasional. Pada periode yang sama, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi nasional mencapai 2,85 juta ton atau sekitar 29% dari total alokasi sebesar 9,85 juta ton.
Capaian ini menunjukkan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah Indonesia bagian Timur berjalan dengan baik dan terus mengalami peningkatan, seiring dengan penguatan sistem distribusi serta dukungan digitalisasi dalam proses penebusan pupuk oleh petani.
Tingginya serapan pupuk bersubsidi di awal tahun ini juga didukung kemudahan akses petani yang diberikan pemerintah melalui sejumlah perubahan.
"Banyak sekali kemudahan yang diberikan. Selain penurunan Harga Eceran Tertinggi pupuk bersubsidi sebesar 20 persen pada Oktober 2025 lalu, petani juga sudah bisa menebus pupuk bersubsidi sejak awal tahun, tidak lagi menunggu birokrasi yang panjang," kata Wisnu.
Ia juga menjelaskan, untuk mendukung kelancaran distribusi pupuk bersubsidi di wilayah Indonesia bagian Timur, Pupuk Indonesia menyiapkan sejumlah fasilitas, antara lain 107 Pelaku Usaha Distribusi (PUD) dan 2.207 PPTS.
PUD dan PPTS ini tersebar di seluruh Indonesia bagian Timur, mulai dari Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya.
(tim)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
3

















































