Jakarta -
Kesibukan sehari-hari, tekanan pekerjaan, hingga situasi tak terduga kerap membuat seseorang tiba-tiba dilanda rasa cemas saat sedang beraktivitas.
Ketika perasaan tersebut muncul, banyak orang secara spontan mencari benda-benda yang bisa memberikan rasa nyaman, seperti permen, aromaterapi, atau sekadar barang kecil yang menenangkan saat digenggam. Kebiasaan sederhana inilah yang kemudian melahirkan tren baru bernama anxiety bag.
Lantas, sebenarnya apa itu anxiety bag? Berikut penjelasannya.
Anxiety bag merupakan tas atau kantung (pouch) berisi berbagai benda yang dianggap dapat memberikan rasa nyaman dan membantu seseorang mengelola kecemasan.
Item-itemnya bisa bervariasi tergantung individu, tetapi berfokus pada melibatkan kelima indera untuk memusatkan pikiran, di antaranya:
1. Rasa: Mengunyah permen karet atau permen asam yang dapat memberikan gangguan sensorik. Hal ini bisa menghentikan pikiran yang sedang berpacu.
2. Aroma: Parfum, minyak esensial, atau inhaler uap yang menawarkan aromaterapi cepat dan
menenangkan.
3. Sentuhan: Fidget spinner, bola terapi, atau benda apa pun yang dapat membantu menyalurkan dan melepaskan energi fisik yang tegang.
4. Suara: Headphone peredam bising atau penyumbat telinga untuk meredam suara bising yang berlebihan.
5. Visual: Foto orang-orang terkasih atau kartu afirmasi.
6. Barang-barang praktis lainnya, seperti losion tangan, air minum, dan obat-obatan darurat.
Tren ini semakin populer karena dinilai praktis dan bisa dibawa ke mana saja, terutama bagi mereka yang ingin memiliki 'kotak pertolongan pertama' untuk menjaga kondisi emosional di tengah aktivitas sehari-hari.
Meskipun benda-benda tersebut dianggap ampuh untuk mengatur stres, para ahli kesehatan mental menekankan bahwa anxiety bag hanya mengelola gejala dan tidak menggantikan terapi profesional.
(KHS/KHS)
Loading ...

10 hours ago
5

















































