Jakarta -
Aktor legendaris Hollywood, Bruce Willis, telah membuat keputusan mendonorkan otaknya setelah meninggal dunia.
Pria 71 tahun itu setuju untuk mendonorkan otaknya untuk tujuan penelitian medis demi mendukung riset penyakit langka Demensia Frontotemporal (FTD) yang diderita Bruce.
Emma Hemming, istri Bruce Willis, menyebut keluarga sudah membuat rencana dengan matang di tengah kondisi sang aktor yang semakin menurun. Keluarga juga sadar ini menjadi momen yang penuh emosional di tengah kondisi Bruce yang mengidap penyakit langka.
"Keputusan ini secara emosional menantang tetapi secara ilmiah diperlukan untuk memahami demensia frontotemporal," ucap Emma dalam laporan dari Onsen.
Keluarga pun berharap dengan keputusan ini dapat memberikan langkah besar dan bermanfaat bagi dunia medis. Langkah ini juga sebagai bentuk kontribusi besar terhadap pengembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam memahami lebih dalam tentang FTD yang hingga kini belum memiliki obat efektif.
Para peneliti pun berharap dengan aksi donor otak yang dilakukan Bruce Willis dalam membuka peluang penemuan terapi baru pada pasien lainnya.
Diketahui sebelumnya, Bruce Willis mengidap demensia frontotemporal sejak 2023 lalu. Sejak saat itu ia mulai mengurangi aktivitasnya. Pada Juli 2025, dikabarkan Bruce mengalami kesulitan berbicara, membaca dan berjalan.
Usai didiagnosis penyakit tersebut, kondisi Bruce Willis terus mengalami penurunan secara bertahap. Ia kini lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Sang mantan istri, aktris Demi Moore, juga memberikan dukungan penuh pada Bruce.
Demensia frontotemporal adalah salah satu jenis demensia yang lebih jarang dibandingkan alzheimer. Penyakit ini menyebabkan perubahan signifikan pada perilaku sosial, kemampuan komunikasi hingga fungsi kognitif.
(agn/fik)
Loading ...

3 hours ago
2

















































