Jakarta -
Perjalanan mudik alias kembali ke kampung halaman tak jarang membuat tubuh terasa pegal, terutama pada bagian leher. Bantal leher kemudian menjadi solusi untuk menopang bagian tubuh ini agar tak cepat pegal saat tertidur di perjalanan.
Meski demikian, penggunaan bantal leher yang salah justru bisa membuat leher terasa lebih pegal. Cara pemakaian yang salah kemudian tak hanya menimbulkan rasa kurang nyaman, tetapi juga bisa membuat otot leher terasa kaku.
Kebanyakan orang menggunakan bantal leher dengan menempatkan bagian bantalan di area belakang leher. Hal ini meninggalkan bagian leher yang terbuka tanpa bantalan.
Namun, ternyata cara ini disebut keliru oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. Pada video yang diunggah di akun Instagram resminya, Budi mempraktikkan cara tepat untuk menggunakan bantal leher agar leher tak terasa kaku.
Terungkap bahwa cara yang benar untuk menggunakan bantal leher adalah dengan menempatkan bagian bantalan di depan. Cara ini bisa menopang leher bagian depan atau dagu untuk mencegah kepala terjatuh atau miring saat tertidur.
Leher akan tetap aman karena masih ditopang oleh bantalan. Kondisi tertidur dengan kepala menunduk atau miring terlalu lama bisa membuat leher terasa lebih cepat pegal.
Bagian belakang leher akan tetap aman karena masih ada kursi atau bantalan kursi. Cara ini bisa membantu perjalanan mudik terasa lebih nyaman karena bantal leher memberikan efek maksimal.
"Mulai sekarang, posisikan bagian tebalnya tepat di bawah dagu kita, dengan begitu, kepala yang terasa berat saat terlelap tidak akan tertekuk ke bawah hingga membebani sendi dan otot leher," jelas Budi Gunadi Sadikin.
Penggunaan bantal leher dengan tepat bisa membantu pengalaman mudik lebih baik dan menghindari rasa pegal.
(asw)
Loading ...

10 hours ago
4

















































