Ditahan Kejagung, Dadan Hindayana Eks Kepala BGN Ternyata Punya Harta Fantastis

6 hours ago 3

Jakarta -

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung). Dikutip dari detikcom, Dadan dibawa ke mobil tahanan usai diperiksa di gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/6).

Dadan terlihat menggunakan rompi tahanan berwarna merah muda dan hanya diam saja ketika digiring masuk ke mobil tahanan.

Sehari sebelumnya, Dadan dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto dari jabatan Kepala BGN. Lalu, pada Rabu (3/6) pagi, penyidik Kejagung menggeledah kantor BGN.

Belum ada penjelasan kasus apa yang membuat Dadan sebagai tersangka. Meski demikian, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman membenarkan pencopotan Dadan itu salah satunya dipicu kasus dugaan jual beli SPPG atau dapur MBG.


Harta Kekayaan Dadan Hindayana

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru, total kekayaan Dadan Hindayana tercatat berada di angka sekitar Rp 9.022.400.000 (Rp9 miliaran).

Angka ini mungkin terlihat cukup besar untuk seorang akademisi yang bertransisi menjadi pejabat publik. Namun, jika dibandingkan dengan deretan pejabat setingkat menteri atau kepala badan lainnya di Indonesia, nominal ini sebenarnya masih tergolong standar.

Berikut adalah rincian pembagian aset dari total Rp9 miliar kekayaannya tersebut:

1. Tanah dan Bangunan (Aset Terbesar)

Mayoritas kekayaan Dadan berada di sektor properti dengan total nilai mencapai Rp5,9 miliar. Aset ini merupakan fondasi utama dari total nilai kekayaannya.

2. Isi Garasi (Alat Transportasi)

Bagian ini sempat menarik perhatian publik karena seleranya yang didominasi oleh mobil bergaya Sport Utility Vehicle (SUV). Total nilai isi garasinya ditaksir mencapai Rp1,4 miliar, yang terdiri dari tiga unit mobil hasil sendiri:

  • Mazda CX-5 (Tahun 2023): Senilai Rp 675 juta
  • Mazda CX-3 1.5 (Tahun 2023): Senilai Rp 395 juta
  • Honda HR-V 1.5L SE CVT (Tahun 2024): Senilai Rp330 juta

3. Kas, Setara Kas, dan Harta Lainnya

Sisa kekayaannya tersebar dalam bentuk aset likuid dan harta bergerak:

  • Kas dan Setara Kas: Sekitar Rp1,4 miliar (dana tunai atau tabungan di bank)
  • Harta Bergerak Lainnya: Sekitar Rp322,4 juta.

(dia/fik)

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi