Jakarta, CNN Indonesia --
Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani meminta Iran menghentikan serangan ke negara-negara di kawasan dan menyerukan langkah yang mencegah permusuhan.
Pernyataan itu Al Thani sampaikan saat berbincang dengan Persana Menteri Irak Mohammed Shia Al Sudani pada Rabu (25/3), di tengah perang antara Iran dan Amerika Serikat yang masih membara sejak hampir sebulan terakhir.
Dalam kesempatan itu, Al Thani juga tampak menyindir Amerika Serikat lantaran kerap memanfaatkan basis dan pangkalan militernya di sejumlah negara Timur Tengah untuk melancarkan serangan ke Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perlunya menghentikan serangan-serangan ini segera dan memastikan bahwa tidak ada wilayah negara yang digunakan untuk mengancam negara-negara tetangga," demikian rilis resmi Emir Qatar, dikutip Al Jazeera.
Dalam percakapan kedua kepala negara itu, mereka juga menekankan solusi diplomatik sebagai jalan upaya damai.
Tak cuma itu, Emir Qatar menyerukan penghentian tindakan permusuhan demi menjaga kawasan Timur Tengah.
"Penting mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah tindakan permusuhan yang berasal dari wilayah tersebut, sehingga menjaga keamanan regional dan menghindari eskalasi lebih lanjut," kata Al Thani
Percakapan Emir Qatar dan PM Irak ini muncul saat AS-Israel menggempur Iran habis-habisan sejak Februari 2025.
Operasi mereka menewaskan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan ribuan keluarga.
Iran tak tinggal diam. Mereka membalas serangan ke Israel dan aset militer AS di negara-negara teluk.
Percakapan itu juga muncul saat Presiden AS Donlad Trump mengeklaim sudah berhasil memenangkan pertempuran atas Iran.
(isa/rds)
Add
as a preferred source on Google

7 hours ago
2
















































