Jakarta, CNN Indonesia --
Pep Guardiola akan dijadikan nama tribune utara Stadion Etihad setelah resmi meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini.
Kepergian Pep Guardiola dari Man City pada musim ini diumumkan langsung pihak klub pada Jumat (22/5). Guardiola menjadi pelatih Man City selama 10 tahun sejak 2016/2017.
Selama 10 tahun melatih Man City sejak 2016/2017, Guardiola memberikan banyak trofi seperti 6 gelar Premier League, 1 Liga Champions, 3 Piala FA, 5 Piala Liga Inggris, 1 Piala Dunia Antarklub, 1 Piala Super Eropa, dan 3 Community Shield.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan rekor-rekor tersebut, Pep Guardiola jadi pelatih paling sukses dalam sejarah Man City. Sebagai bentuk penghormatan untuk pelatih asal Spanyol itu, Man City memberikan nama untuk tribune utara stadion dengan nama 'Tribune Pep Guardiola'.
Penggunaan nama Guardiola pada tribune utara itu akan resmi dimulai pada laga terakhir sang pelatih bersama Man City ketika melawan Aston Villa, Minggu (24/5).
"Saya mengatakan sejak lama kalau Manchester City harus memiliki orang-orang terbaik yang siap membantu, baik di dalam maupun di luar lapangan. Selama sepuluh tahun, Pep telah menjadi perwujudan dari ambisi tersebut," kata pemilik Man City Sheikh Mansour.
"Ia telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam DNA Klub. Jejak itu lebih terlihat dari bagaimana ia meraih kemenangan daripada dari banyaknya trofi yang telah ia angkat."
Guardiola tidak saja dijadikan nama di tribune stadion, karena Man City juga akan membuatkan patung yang ditampilkan di jalan menuju tribune Pep Guardiola.
"Ia mendapatkan rasa terima kasih yang tak terhingga dari saya dan seluruh keluarga City, sebuah keluarga yang akan selalu menjadi bagian darinya," tutur Sheikh Mansour.
(sry/rhr)
Add
as a preferred source on Google

8 hours ago
2

















































