Piala Dunia 1966: Football is Coming Home, Inggris Juara

10 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Inggris akhirnya mewujudkan mimpi sebagai inventor sepak bola modern dengan menjuarai Piala Dunia 1966 di hadapan 97.000 penonton di Wembley. Torehan sejarah itu hingga kini belum terulang.

Piala Dunia 1966 akhirnya digelar di Inggris, negara yang mengklaim diri sebagai penemu sepak bola. Sebelum turnamen itu, Inggris belum sekalipun berhasil menjuarai Piala Dunia dalam empat edisi sebelumnya.

Setelah tersingkir di perempat final Piala Dunia 1962 oleh Brasil, Alf Ramsey mengambil alih kursi pelatih timnas Inggris. Ia langsung membuat prediksi berani. Menurutnya, Inggris akan juara Piala Dunia 1966 di kandang sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ramsey resmi menjabat sebagai pelatih Inggris pada 1963, dan pernyataannya itu bukan tanpa risiko. Persaingan di turnamen itu sangat ketat, dengan Brasil, Portugal, Jerman Barat, dan Uni Soviet menjadi kandidat kuat.

Inggris memulai turnamen dengan hasil imbang 0-0 melawan Uruguay, sebelum bangkit mengalahkan Meksiko dan Prancis untuk lolos ke perempat final. Di babak delapan besar, mereka menghadapi Argentina dalam laga yang penuh kontroversi.

Kapten Argentina, Antonio Rattin, diusir dari lapangan oleh wasit Rudolf Kreitlein setelah berulang kali melakukan protes. Geoff Hurst, yang menggantikan posisi Jimmy Greaves, mencetak gol lewat sundulan dari umpan silang Martin Peters untuk membawa Inggris menang.

Ramsey menolak membiarkan para pemainnya bertukar kaos dengan Argentina usai laga, dan menyebut lawan sebagai "binatang." Di semifinal, Inggris tampil dalam penampilan terbaiknya sepanjang turnamen saat mengalahkan Portugal.

Bobby Charlton tampil cemerlang dalam laga semifinal tersebut. Legenda Manchester United itu menjadi kekuatan utama yang membuat Portugal, termasuk Eusebio, tak berdaya. Kemenangan itu membawa Inggris melangkah ke partai puncak melawan Jerman Barat.

Baca lanjutan berita ini di halaman selanjutnya>>>

Add as a preferred
source on Google

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi