Harga Minyak Goreng Naik di 224 Daerah, Gula hingga Beras Makin Mahal

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Harga minyak goreng kembali merangkak di mayoritas daerah menjelang penutupan April 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 224 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) minyak goreng pada pekan keempat April.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan lonjakan jumlah daerah yang mengalami kenaikan itu terus bertambah dibanding pekan sebelumnya sehingga perlu diwaspadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Demikian juga untuk minyak goreng, ini yang perlu mendapat perhatian. Karena perubahan kabupaten/kota yang mengalami peningkatan IPH-nya cukup banyak. Di minggu ketiga April hanya ada 207 kabupaten/kota, sekarang sudah 224 kabupaten/kota yang mengalami peningkatan IPH-nya di minggu keempat April 2026," ujar Ateng dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, Senin (27/4).

Secara nasional, rata-rata harga minyak goreng seluruh kualitas, yakni gabungan minyak goreng curah, premium, dan Minyakita, naik 1,50 persen dibanding Maret 2026. Harganya naik dari Rp19.358 per liter menjadi Rp19.648 per liter pada pekan keempat April.

Jika dirinci kenaikan paling tajam terjadi pada minyak goreng curah yang melonjak 3,24 persen dari Rp18.277 per liter menjadi Rp18.870 per liter.

Sementara minyak goreng kemasan premium naik 1,68 persen dari Rp22.276 per liter menjadi Rp22.650 per liter. Adapun Minyakita relatif stagnan, hanya naik tipis 0,02 persen dari Rp16.353 menjadi Rp16.357 per liter.

Kenaikan harga minyak goreng itu kini sudah terjadi di 62,22 persen wilayah Indonesia. BPS juga mencatat harga tertinggi minyak goreng ditemukan di Kabupaten Intan Jaya sebesar Rp60 ribu per liter, disusul Kabupaten Pegunungan Bintang Rp50 ribu per liter, dan Kabupaten Puncak Jaya Rp42.500 per liter.

Selain minyak goreng, gula pasir ikut menunjukkan tren serupa. BPS mencatat harga gula pasir nasional naik 1,50 persen dari Rp18.488 per kilogram (kg) pada Maret menjadi Rp18.765 per kg pada pekan keempat April.

"Untuk gula pasir, ini juga mengalami peningkatan pada Minggu ke-4 April sebesar 1,50 persen. Harga saat ini Rp18.765 (per kg). Kabupaten/kota yang mengalami peningkatan IPH-nya itu ada 185," kata Ateng.

Kenaikan gula pasir kini terjadi di 185 kabupaten/kota atau lebih dari separuh wilayah Indonesia. Harga tertinggi tercatat di Kabupaten Puncak mencapai Rp40 ribu per kg, diikuti Kabupaten Pegunungan Bintang Rp35.263 per kg, dan Kabupaten Puncak Jaya Rp35 ribu per kg.

Tekanan harga juga mulai terasa pada beras. Ateng menyebut jumlah daerah yang mengalami kenaikan IPH beras terus bertambah selama empat bulan terakhir dan kini mencapai 109 kabupaten/kota, naik jauh dari 72 kabupaten/kota pada Januari.

Secara rata-rata nasional, harga beras medium naik 0,47 persen dari Rp14.255 per kg menjadi Rp14.321 per kg. Sementara itu, beras premium naik 0,34 persen hingga menyentuh Rp16.074 per kg.

Tak hanya itu, cabai merah juga masih merangkak naik di 137 kabupaten/kota. Meski secara nasional masih berada dalam rentang harga acuan, sejumlah wilayah mencatat harga sangat tinggi, salah satunya Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang mencapai Rp116.842 per kg.

Di sisi lain, telur ayam ras memang turun tipis 1,57 persen secara nasional, namun masih ada 98 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga. Untuk daging ayam ras, harga nasional turun 3,07 persen, tetapi kenaikan masih terjadi di 89 kabupaten/kota.

"Demikian dengan gula pasir, ada 185 kabupaten/kota yang mengalami peningkatan atau kenaikan IPH-nya. Dibandingkan dengan bulan lalu, di situ ada 171. Cabai merah juga demikian, ada 137 kabupaten/kota yang mengalami peningkatan IPH-nya," tutur Ateng.

Selain komoditas tersebut, BPS juga menaruh perhatian pada bawang merah yang menjadi penyumbang kenaikan harga terluas, yakni di 227 kabupaten/kota.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi