Honda Fokus Bangun Bisnis Jangka Panjang Di Bawah Kepemimpinan Baru

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Honda Prospect Motor (Honda Indonesia) memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Masanao Kataoka sebagai President Director. Pergantian pucuk pimpinan ini terjadi di tengah perubahan lanskap industri otomotif, baik secara global maupun domestik, yang semakin menuntut pendekatan bisnis yang lebih adaptif.

Dalam pernyataan resminya, Kataoka menyampaikan bahwa Honda Indonesia tengah berada dalam masa transisi yang krusial. Ia menyebutkan fokus utama kini bergeser dari sekadar mengejar volume penjualan menuju penguatan pengalaman konsumen secara menyeluruh.

"Seiring saya memulai kepemimpinan ini, Honda Indonesia tengah memasuki fase transisi yang penting. Kami melihat bahwa pasar telah berubah, dan kami memahami bahwa kami perlu menyesuaikan langkah ke depan. Selain itu, kami juga melihat kuatnya kepercayaan yang telah diberikan oleh konsumen Indonesia selama ini. Kepercayaan tersebut menjadi dasar bagi kami untuk semakin fokus memahami kebutuhan konsumen, dan menerjemahkannya ke dalam pengembangan produk serta roadmap elektrifikasi kami ke depan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan ini menandai pergeseran dari pendekatan berbasis volume menuju model bisnis yang lebih berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan. Honda tampak merespons realitas pasar yang tidak lagi bisa didekati hanya dengan angka penjualan semata.

Strategi baru ini diwujudkan melalui penajaman kehadiran produk pada segmen yang dinilai paling tepat dan sesuai dengan karakter Honda. Selain itu, Honda berkomitmen meningkatkan layanan purna jual untuk memastikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih konsisten bagi seluruh pelanggan.

"Fokus kami saat ini adalah mempertajam kehadiran di area yang paling relevan. Ini kami lakukan dengan memperjelas arah produk, memperkuat kemitraan dengan dealer, serta membangun bisnis yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga sehat dan berkelanjutan," kata Kataoka.

Arsip Honda IndonesiaJajaran produk Honda Indonesia. (Foto: Arsip Honda Indonesia)

Di sisi jaringan, arah yang diambil juga menunjukkan perubahan pendekatan. Dengan cakupan yang telah menjangkau lebih dari 90% pasar otomotif nasional, Honda kini lebih menitikberatkan pada penguatan kualitas dan efektivitas jaringan dealer untuk mendukung keberlanjutan bisnis mitra, sambil tetap menjaga keseimbangan keseimbangan dan komitmen di area area yg sdh ada.

Saat ini, jaringan dealer Honda tercatat telah menjangkau lebih dari 90% pasar otomotif di seluruh wilayah Indonesia. Sebagai langkah nyata penguatan layanan, perusahaan berencana menambah 13 dealer baru dalam waktu dekat di berbagai lokasi strategis. Beberapa area yang rencananya di Malili dan Gowa, Sulawesi Selatan, Morowali, Luwuk, Poso, Sulawesi Tengah, Prabumulih hingga Merauke.

Pendekatan ini menegaskan bahwa ekspansi jaringan bukan sekadar perluasan kuantitatif, melainkan bagaimana memastikan kehadiran dealer benar-benar memberikan manfaat nyata bagi konsumen sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis mitra.

Di sisi elektrifikasi, Honda tetap berkomitmen pada target global menuju netralitas karbon. Secara global, Honda disebut terus mempercepat pengembangan teknologi elektrifikasi, didukung oleh transformasi fungsi R&D yang diarahkan untuk merespons kebutuhan pasar Asia, termasuk Indonesia.

Arsip Honda IndonesiaBengkel Siaga Honda. (Foto: Arsip Honda Indonesia)

Melalui berbagai langkah strategis ini, Honda Indonesia berupaya menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh konsumen selama bertahun-tahun. Perusahaan optimis bahwa fondasi bisnis yang kuat dan seimbang akan membuat Honda tetap relevan dan terus tumbuh di masa depan.

"Fokus kami bukan hanya pada volume penjualan, tetapi pada membangun bisnis yang relevan, adaptif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Sejalan dengan dukungan pemerintah terhadap industri, kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran kami di pasar otomotif Indonesia," pungkas Kataoka.

Secara keseluruhan, fase transisi ini menandai perubahan arah Honda di Indonesia menuju model bisnis yang lebih adaptif dan berorientasi jangka panjang. Perusahaan menekankan bahwa relevansi, kepercayaan, dan keberlanjutan akan menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan industri ke depan.

(rir/inh)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi