Jakarta, CNN Indonesia --
Sejumlah fasilitas sipil di Iran dilaporkan terdampak dalam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel dalam konflik yang berlangsung sejak beberapa waktu lalu.
Sejak melancarkan serangan militer mereka ke Iran pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel telah melakukan ribuan serangan di seluruh negara Timur Tengah yang berpenduduk sekitar 90 juta jiwa itu.
Mereka menargetkan infrastruktur militer dan sipil, termasuk rumah sakit, sekolah, dan bangunan tempat tinggal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iran menyatakan lebih dari 2.000 orang telah meninggal dalam serangan AS-Israel termasuk serangan terhadap sebuah sekolah di kota Minab pada hari pertama perang, sebagaimana dilansir dari Al Jazeera,
Iran juga telah melakukan serangan balasan terhadap fasilitas militer, industri, sipil, dan energi di Israel, menewaskan sedikitnya 19 orang dan melukai ribuan lainnya.
Teheran juga telah melakukan serangan terhadap negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan AS, di mana sedikitnya 25 orang tewas. Setidaknya 13 tentara AS juga tewas dalam serangan Iran.
Berikut daftar fasilitas Iran yang terdampakl serangan AS-Israel:
Sekolah
Perang di Iran dimulai pada 28 Februari dengan serangan terhadap sekolah dasar putri, Shajareh Tayyebeh di kota Minab, Iran selatan.
Setidaknya 170 orang, sebagian besar anak perempuan berusia antara tujuh dan 12 tahun, dilaporkan tewas ketika rudal menghantam sekolah tersebut.
Presiden Donald Trump membantah AS telah menyerang sekolah tersebut. Namun, beberapa investigasi independen oleh organisasi media, termasuk Al Jazeera, dan kelompok hak asasi manusia, termasuk Amnesty International, mengatakan serangan itu kemungkinan disengaja.
Rudal Tomahawk buatan AS kemungkinan digunakan dalam serangan tersebut. Balasanya, 1 Maret Iran menyerang Israel dan menewaskan sedikitnya sembilan orang di kota Beit Shemesh, Israel.
Universitas
Pada 28 Maret, Universitas Sains dan Teknologi Iran dihantam oleh serangan yang menurut media Iran merupakan serangan gabungan Israel-AS yang ditargetkan
Kerusakan dan korban jiwa akibat serangan tersebut masih belum jelas.
Sehari kemudian, sebuah universitas di kota Isfahan, Iran tengah, melaporkan dihantam oleh serangan udara AS-Israel untuk kedua kalinya sejak perang meletus, menyebabkan empat staf universitas terluka.
Setelah serangan-serangan itu, menurut media pemerintah Iran, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan akan menyerang universitas-universitas yang terkait dengan AS dan Israel di seluruh Timur Tengah sebagai pembalasan.
Fasilitas Energi
Pada 8 Maret, Israel menyerang fasilitas minyak Iran untuk pertama kalinya sejak perang dimulai, menewaskan sedikitnya empat orang.
Gudang minyak Aghdasieh di timur laut Teheran, kilang minyak Teheran di selatan, depot minyak Shahran di barat Teheran, dan depot minyak di kota Karaj adalah fasilitas utama yang menjadi sasaran.
Israel mengatakan telah menyerang sejumlah fasilitas penyimpanan bahan bakar di Teheran yang digunakan untuk mengoperasikan infrastruktur militer dalam serangan 8 Maret. Mereka tidak memberikan bukti atas klaim tersebut.
Israel mengadopsi taktik serupa di Gaza, menargetkan sekolah dan rumah sakit setelah menuduh fasilitas tersebut digunakan oleh pejuang Hamas. Sebagian besar tuduhan mereka kemudian terbukti salah.
Pada 18 Maret, Israel menyerang ladang gas South Pars yang penting di Iran. South Pars adalah bagian dari ladang gas alam terbesar di dunia, yang membentang seluas 9.700 km persegi (3.745 mil persegi), dan dimiliki bersama oleh Iran dan Qatar.
Trump mengatakan baik AS maupun Qatar tidak terlibat atau mengetahui sebelumnya tentang serangan awal Israel di ladang South Pars.
Iran membalas dengan meluncurkan rudal dan drone ke target di seluruh Timur Tengah, termasuk infrastruktur energi di negara-negara Teluk Arab terdekat.
Pabrik Desalinasi
Pada 7 Maret, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan sebuah pabrik desalinasi di Pulau Qeshm di Iran selatan diserang oleh AS.
"Pasokan air di 30 desa telah terpengaruh. Menyerang infrastruktur Iran adalah langkah berbahaya dengan konsekuensi yang serius. AS yang menetapkan preseden ini, bukan Iran," katanya di X setelah serangan itu.
Sejak saat itu, Iran telah menargetkan pabrik desalinasi di wilayah Teluk.
Pembangkit Listrik
Lalu pada 27 Maret, serangan AS dan Israel menghantam Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, kata Organisasi Energi Atom Iran.
Serangan itu adalah yang ketiga terhadap fasilitas tersebut sejak perang dimulai.
Pembangkit tersebut adalah satu-satunya fasilitas tenaga nuklir operasional Iran dan memainkan peran vital dalam program energi sipilnya.
Bank
Pada 11 Maret, stasiun televisi pemerintah Iran mengatakan serangan Israel telah menghantam cabang Bank Sepah milik negara di Teheran dan menyebutnya sebagai "tindakan tidak sah dan tidak biasa dalam perang".
Dilaporkan beberapa karyawan tewas dalam insiden tersebut. Sejak saat itu, IRGC mengancam akan menyerang pusat ekonomi dan bank yang terkait dengan entitas AS dan Israel di wilayah tersebut.
(yoa/ins)
Add
as a preferred source on Google

9 hours ago
1














































