Ini Keunikan dan Keganasan Rudal Sejjil yang Diluncurkan Iran ke Israel

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah meluncurkan rudal Sejjil dalam melawan Amerika Serikat dan Israel.

Kantor Hubungan Masyarakat IRGC melaporkan rudal garang itu dikerahkan dalam serangan balasan Iran ke wilayah Israel pada Minggu (15/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejjil merupakan rudal balistik Iran yang menggunakan bahan bakar padat, yang dikembangkan untuk menggantikan rudal berbahan bakar cair seperti Shahab.

Rudal Sejjil memiliki sejumlah keunggulan yakni waktu persiapan peluncuran yang lebih cepat dan mobilitasnya tinggi sehingga sulit dideteksi dan dihancurkan sebelum diluncurkan.

Sejumlah sumber mengatakan Sejjil memiliki daya jelajah sekitar 2.000-2.500 kilometer, angka yang cukup untuk menyerang Israel, Arab Saudi, dan pangkalan Amerika Serikat di Timur Tengah.

Laman missilethreat.com, menuliskan, rudal ini memiliki panjang 18 m, diameter 1,25 m, dan berat peluncuran keseluruhan 23.600 kg. Rudal ini dapat mengirimkan muatan sekitar 700 kg hingga jangkauan 2.000 km. Kemungkinan besar rudal ini akan membawa hulu ledak HE (High Explosive).

Peluncuran uji pertama terjadi pada tahun 2008 dan rudal tersebut dilaporkan terbang sejauh 800 km.

Peluncuran kedua dilakukan pada Mei 2009 untuk menguji sistem panduan dan navigasi yang lebih baik. Empat uji penerbangan lainnya telah dilakukan sejak tahun 2009, dengan uji keenam terbang sekitar 1.900 km ke Samudra Hindia.

Rudal Sejjil tampaknya merupakan desain unik Iran. Meskipun beberapa spekulasi mengaitkan rudal ini dengan DF-11 dan DF-15 buatan China, ukuran dan spesifikasi rudal menunjukkan bahwa rudal Iran ini unik.

Tidak seperti sistem Iran sebelumnya, rudal ini tampaknya bukan salinan dari rudal Korea Utara yang telah dirilis sebelumnya.

Sangat mungkin bahwa proyek rudal ini telah memperoleh kemajuan signifikan melalui bantuan asing. Karena desainnya baru, Iran mungkin harus melakukan banyak pengujian sebelum mengoperasikan rudal tersebut secara reguler.

Sistem Sejjil mungkin memiliki beberapa versi. Pada tahun 2009, Iran menyebut uji peluncuran tersebut sebagai Sejjil 2.

Sebuah laporan yang belum dikonfirmasi menyatakan bahwa Sejjil 3 mungkin sedang dalam pengembangan. Sejjil 3 dilaporkan akan memiliki tiga tahap, jangkauan maksimum 4.000 km, dan berat peluncuran 38.000 kg.

Setelah sekitar satu dekade tidak aktif, Sejjil muncul kembali pada tahun 2021. Rekaman baru dari uji coba ini menunjukkan bahwa Iran telah memasukkan sistem pemandu yang ditingkatkan pada Sejjil, termasuk sistem pemandu 'strap-down' yang lebih kokoh dan sirip jet baru yang diadaptasi dari rudal Ghadr.

(imf/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi