KAI Commuter Sebut Pengguna KRL Turun 27 Persen saat ASN WFH Jumat

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter mencatat adanya penurun volume pengguna Commuter Line Jabodetabek sebanyak 27 persen pada Jumat (10/4).

Penurunan itu terjadi imbas penerapan kebijakan pemerintah untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dimulai pada hari ini (10/4).

KAI Commuter melaporkan penurunan terlihat pada stasiun-stasiun yang berdekatan dengan kawasan perkantoran pemerintahan serta stasiun integrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga Jumat (10/4) pukul 11.00 WIB, tercatat volume pengguna secara keseluruhan mencapai 335.268 orang di wilayah Jabodetabek atau turun 27 persen dibandingkan hari yang sama pekan lalu, di mana jumlah pengguna mencapai 460.184 orang.

VP Corporate secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan bahwa pantauan di stasiun pemberangkatan seperti Stasiun Bogor, hingga pukul 11.00 WIB terdapat tren penurunan volume pengguna.

"Tercatat sebanyak pengguna sebanyak 20.431 orang atau turun 26 persen dari hari sebelum kebijakan WFH yaitu sebanyak 27.659 orang," ujar Karina dalam keterangan resmi, Jumat (10/4).

[Gambas:Youtube]

Selain itu, di Stasiun Bekasi juga terpantau volume pengguna Commuter Line turun 25 persen atau sebanyak 18.633 orang, dari hari sebelum pemberlakuan WFH sebanyak24.835 orang. Sedangkan di Stasiun Sudimara penurunan lebih dalam, yakni 35 persen atau sekitar 9.382 orang dari volume biasanya 14.390 orang.

Selain penurunan pengguna di stasiun keberangkatan, pantauan di stasiun tujuan juga mencatatkan hal serupa. Sebut saja Stasiun Juanda dan Stasiun Gondangdia, yang masing-masing mengalami penurunan 24 persen dan 29 persen. Untuk Stasiun Juanda terjadi penurunan pengguna dari 15.621 orang menjadi 11.834 orang.

Sedangkan di Stasiun Gondangdia penurunan pengguna terjadi dari 19.504 orang menjadi 13.827 orang. Baik Stasiun Juanda maupun Stasiun Gondangdia merupakan akses utama menuju berbagai kantor kementerian dan instansi pemerintahan.

Bergeser ke Jalur Hijau alias Green Line, Stasiun Palmerah juga mencatatkan tren penurunan pengguna sebanyak 29 persen menjadi 13.060 orang akhir pekan ini. Penurunan terjadi seiring berkurangnya mobilitas di area sekitar lembaga negara.

"Stasiun Sudirman dan Stasiun Tanah Abang meski tetap ramai, arus pengguna pada jam sibuk pagi ini terpantau lebih lancar dan terkendali," tambah Karina.

Meskipun terjadi penurunan volume pengguna dampak dari kebijakan WFH ASN, KAI Commuter tetap mengoperasikan perjalanan Commuter Line secara normal. Sebanyak 1.065 perjalanan per hari tetap disiagakan untuk melayani masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah.

KAI Commuter mendukung kebijakan pemerintah sebagai upaya pengaturan mobilitas masyarakat. Meskipun terdapat penurunan jumlah pengguna dari kalangan ASN pada hari ini, standar layanan kami tetap terjaga, baik dari segi frekuensi perjalanan maupun petugas pengamanan di area stasiun.

"KAI Commuter juga terus memantau pergerakan pengguna secara real-time melalui pusat kendali operasional untuk memastikan bahwa headway (jarak antar kereta) tetap terjaga sesuai jadwal yang ditetapkan," tandasnya.

(ins)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi