KAI Targetkan Evakuasi Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Selesai Hari Ini

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI ungkapkan bahwa proses evakuasi kereta yang terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur ditargetkan rampung hari ini.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan saat ini proses evakuasi KRL masih berlangsung di lokasi kejadian.

Oleh karena itu, layanan Commuter Line menuju dan dari Stasiun Cikarang masih belum dapat dioperasikan penuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk pengguna yang akan menuju Stasiun Cikarang akan hanya kami layani sampai Stasiun Bekasi," katanya dalam konferensi pers di Jakarta yang dipantau melalui tayangan YouTube CNN Indonesia, Selasa (28/4).

Karina menjelaskan setelah proses evakuasi selesai, KAI akan melakukan pemeriksaan aspek keselamatan sebelum perjalanan dinormalkan.

Pengecekan difokuskan pada kondisi prasarana dan infrastruktur guna memastikan keamanan operasional kereta.

[Gambas:Youtube]

"Untuk evakuasi kita targetkan selesai hari ini. Jadi, segera setelah proses evakuasi terhadap KRL ini selesai dilaksanakan, maka dari KAI maupun KAI Commuter akan melakukan pengecekan aspek safety, khususnya di sisi prasarana atau infrastruktur, untuk menunjang keamanan perjalanan kereta api," ujarnuya.

Sementara itu, terkait korban luka, KAI mencatat total 84 penumpang sempat dievakuasi ke rumah sakit. Sebagian di antaranya telah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis.

KAI juga memastikan para korban mendapat perlindungan asuransi. Selain asuransi wajib dari Jasa Raharja, terdapat pula asuransi tambahan yang diberikan oleh KAI kepada penumpang terdampak.

Berdasarkan kronologi awal, insiden kecelakaan bermula ketika rangkaian kereta rel listrik (KRL) relasi Bekasi-Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85.

Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas dan berjalan di luar jadwal reguler.

Sebagai dampaknya, petugas memberhentikan satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.

Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta-Surabaya tidak sempat berhenti sepenuhnya sehingga terlibat insiden dengan KA PLB 5568 yang sedang berhenti.

Kementerian Perhubungan saat ini masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait dengan penyebab kecelakaan ini.

(dhz/ins)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi