Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan tambahan sekitar 1.500 kilometer (km) jalan tol baru dapat beroperasi hingga akhir 2029.
Target tersebut menjadi bagian dari Rencana Strategis (Renstra) 2025-2029 yang tengah didorong pemerintah melalui koordinasi dengan badan usaha jalan tol.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU Ni Komang Rasminiati mengatakan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Direktorat Jenderal Bina Marga terus mengawal pencapaian target tersebut agar dapat terealisasi sesuai jadwal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita ada rencana strategis 2025 sampai 2029. Nah, di sana ada target sekitar 1.500 kilometer jalan tol itu baru yang harus beroperasi di akhir 2029," ujar Rasminiati dalam media briefing di kantornya, Jumat (5/6).
Menurut dia, BPJT akan terus mendukung upaya percepatan pembangunan jalan tol guna mencapai sasaran strategis tersebut. Saat ini, sekitar 1.000 kilometer ruas tol yang menjadi bagian dari target tersebut telah memiliki Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).
"Sejauh ini yang sudah ada PPJT-nya itu kurang lebih sekitar 1000 km. Ini yang kita akan dorong terus untuk bagaimana mencapai target penyelesaiannya dan bisa dioperasikan di akhir 2029," katanya.
Untuk memenuhi target tersebut, Kementerian PU bersama badan usaha jalan tol fokus mempercepat penyelesaian sejumlah proyek strategis yang saat ini masih dalam tahap konstruksi.
Beberapa ruas yang menjadi perhatian antara lain Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) hingga Besuki, Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, serta Junction Palembang.
Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan pembangunan Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat dan Junction Palembang melalui koordinasi intensif dengan badan usaha pengelola jalan tol.
"Ini kita juga akan kejar untuk bagaimana bersama-sama berkoordinasi dengan badan usaha ini untuk menyelesaikan. Dan sehingga target Renstra Bina Marga dan PU ini bisa tercapai," ujarnya.
Khusus untuk ruas Probolinggo-Banyuwangi hingga Besuki, Rasminiati menyebut proyek tersebut sudah mendekati tahap akhir. Saat ini ruas tersebut tengah menjalani proses uji laik fungsi sebelum nantinya dioperasikan.
"Probowangi yang sampe Besuki ini Insya Allah akan sudah selesai pembangunannya, sekarang lagi dilaksanakan uji layak fungsi operasinya," pungkasnya.
(ldy/pta)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
1

















































