Kena Kanker, Tahun Ini PM Israel Netanyahu Juga Terancam Lengser

16 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin oposisi sekaligus mantan perdana menteri Israel, Yair Lapid, akan bergabung dengan mantan PM Naftali Bennett dalam pemilihan umum pada akhir tahun ini demi menggulingkan petahana PM Benjamin Netanyahu.

Lapid mengatakan ia dan Bennett akan maju dalam satu daftar gabungan pada pemilu parlemen yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam unggahan di X pada Minggu (26/4), Lapid menyatakan keduanya akan "mengumumkan hari ini langkah pertama dalam proses memperbaiki Negara Israel: penggabungan Yesh Atid dan 'Bennett 2026' menjadi satu partai yang dipimpin mantan Perdana Menteri Naftali Bennett."

"Langkah ini menghadirkan penyatuan Blok Perbaikan, sehingga seluruh upaya dapat difokuskan untuk membawa Israel menuju pemulihan yang dibutuhkan," ucapnya seperti dikutip AFP.

Lapid dan Bennett merupakan pengkritik vokal Netanyahu, terutama soal perang-perang Israel sejak Oktober 2023 ke Jalur Gaza Paleatina. Lapid bahkan menyebut gencatan senjata dua pekan dengan Iran baru-baru ini sebagai "bencana politik".

Bennett merupakan politikus berhaluan kanan dan dikenal sebagai pendukung lama permukiman Israel di Tepi Barat Palestina yang diduduki. Sementara itu, Lapid yang berhaluan tengah, sebelumnya membentuk pemerintahan koalisi pada Juni 2021.

Pemerintahan itu digantikan pada akhir 2022 oleh administrasi saat ini yang dipimpin Netanyahu, setelah Bennett pada Juni tahun tersebut menyatakan koalisinya sudah tidak lagi dapat dipertahankan. Lapid kemudian sempat menjabat sebagai perdana menteri sementara.

Sejumlah jajak pendapat menunjukkan Bennett adalah kandidat yang paling berpeluang mengalahkan Netanyahu dalam pemungutan suara Oktober mendatang.

Bennett, berusia 54 tahun, merupakan putra imigran asal Amerika Serikat dan mantan pengusaha teknologi tinggi. Ia menjual perusahaan rintisannya pada 2005 seharga 145 juta dolar AS.

Sebagai mantan perwira pasukan komando Israel, Bennett memiliki profil yang dinilai menarik bagi sebagian generasi muda negara itu setelah lebih dari dua tahun perang Gaza.

Ia pernah menjadi penasihat Netanyahu, namun seiring waktu berubah menjadi penentang keras kebijakan mantan mentornya tersebut.

Bennett sebelumnya juga pernah memimpin beberapa partai sayap kanan sebelum membentuk pemerintahan persatuan luas pada 2021.

Sementara pasangan politik barunya, Lapid yang berusia 62 tahun, adalah putra mendiang jurnalis sekaligus menteri Tommy Lapid, seorang penyintas Holocaust, dan penulis ternama Shulamit Lapid.

Sebagai jurnalis televisi terkenal, Lapid masuk dunia politik pada 2012 dengan mendirikan Yesh Atid, yang kemudian menjadi kekuatan politik terbesar kedua di Israel.

Sejak saat itu, ia menjabat sebagai pemimpin oposisi, di luar masa singkatnya sebagai perdana menteri.

Netanyahu sendiri masih berencana memimpin partainya dalam pemilu umum yang harus digelar paling lambat akhir Oktober. Jika menang lagi, ia akan menjadi pemimpin negara 'demokrasi' dengan jangka waktu terlama yakni lebih dari 18 tahun dalam beberapa periode berbeda.

Kabar koalisi Bennett dan Lapid ini muncul tak lama setelah Netanyahu sendiri mengungkapkan kondisi kesehatannya yang divonis mengidap kanker prostat dan masih melakukan perawatan hingga hari ini.

Netanyahu yang kini berumur 76 tahun, mengatakan dirinya menunda mengungkap laporan medis tahunannya selama 2 bulan agar tak dipakai Iran sebagai propaganda.

Seperti dilansir CNN, Netanyahu diketahui menjalani operasi terkait dengan pembesaran prostat pada Desember 2024.

Netanyahu mengungkapkan dalam sebuah pernyataan di media sosial bahwa dokter menemukan tumor ganas di prostatnya dengan ukuran kurang dari satu sentimeter.

Kantor Perdana Menteri juga merilis dua surat dari dokternya untuk menyertai pengungkapan di media sosial terkait dengan penyakit tersebut.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi