Korea Utara Buka-bukaan soal Status Nuklir Jelang Kunjungan Xi Jinping

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Korea Utara (Korut) secara tegas mengumumkan bahwa status mereka sebagai negara bersenjata nuklir kini telah bersifat absolut dan "tidak dapat diganggu gugat".

Pernyataan keras ini dirilis tepat satu hari menjelang kunjungan kenegaraan Presiden China, Xi Jinping, ke Pyongyang, ibu kota Korut.

Melansir laporan kantor berita Korea Selatan Yonhap yang mengutip media resmi pemerintah Korea Utara, pernyataan sikap tersebut dilontarkan langsung oleh Kim Yo-jong, adik perempuan pemimpin tertinggi Kim Jong-un yang dikenal memiliki pengaruh politik sangat besar di lingkaran elite Pyongyang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dikutip Anadolu, Kim Yo-jong menegaskan bahwa program senjata pemusnah massal milik negaranya bukanlah sebuah komoditas politik yang bisa dinegosiasikan.

Melalui pernyataan resminya, ia secara terbuka menolak segala bentuk tekanan dan upaya internasional yang bertujuan untuk memaksa Korea Utara melakukan denuklirisasi.

Langkah berani Korea Utara ini dinilai sebagai manuver politik yang signifikan. Pasalnya, Presiden Xi Jinping dijadwalkan memulai kunjungan kenegaraan selama dua hari ke Pyongyang atas undangan langsung dari Kim Jong-un.

Agenda ini menandai kunjungan pertama Presiden China ke Korea Utara dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir.

Kunjungan diplomatik ini juga dilakukan tak lama setelah Xi Jinping menggelar pertemuan puncak terpisah dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, serta Presiden Rusia di Beijing.

Pasca-pertemuan bilateral tersebut, Gedung Putih sempat merilis pernyataan bahwa Xi Jinping dan Donald Trump sepakat serta berkomitmen penuh pada tujuan bersama, yakni mewujudkan denuklirisasi total di Semenanjung Korea.

Di sisi lain, Pemerintah Beijing memilih untuk tidak mengungkap rincian pembicaraan terkait nuklir tersebut kepada publik. Kementerian Luar Negeri China hanya menyatakan bahwa pihaknya terus bekerja dengan "caranya sendiri" guna mendorong tercapainya penyelesaian politik yang damai terkait isu ketegangan nuklir Korea Utara.

Dengan penegasan sepihak dari Pyongyang ini, posisi diplomatik China diprediksi akan semakin rumit dalam menjembatani kepentingan Barat dan sekutu tradisionalnya di kawasan Asia Timur.

(wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi