Ketika Jokowi dan JK Laporkan Orang Sama, Dede Budhyarto: Standar Ganda Terlihat Jelas

5 hours ago 2
Mantan Komisaris PT Pelni, Dede Budhyarto,

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Komisaris PT Pelni, Dede Budhyarto, bicara perbedaan respons publik saat Presiden ke-7 RI Jokowi dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla melaporkan pihak yang sama ke kepolisian.

Ia menganggap bahwa reaksi yang muncul memperlihatkan adanya standar ganda.

Dede mengawali pernyataannya dengan mengingat kembali respons yang muncul ketika Jokowi melaporkan Rismon dan pihak lainnya ke Bareskrim.

"Waktu Presiden ke 7, Jokowi melaporkan Rismon cs ke Bareskrim, gerombolan itu langsung berteriak, baru kali ini mantan Presiden melaporkan rakyatnya sendiri. Ini anti demokrasi!," ujar Dede dikutip fajar.co.id, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, narasi tersebut kemudian berkembang luas dan memunculkan tudingan berlebihan.

"Narasi digoreng habis-habisan, seolah negara sedang dibajak tirani," ucap Dede.

Bandingkan saat Jusuf Kalla Melapor

Ia lalu membandingkan situasi tersebut dengan langkah yang diambil Jusuf Kalla yang juga melaporkan pihak yang sama. Dede menyebut suasana justru berbeda.

"Hari ini giliran Wakil Presiden ke 10 dan 12, Jusuf Kalla yang melaporkan orang yang sama," Dede menuturkan.

"Tetiba hening total. Bahkan ada yang tepuk tangan, ada yang nyumpahin si terlapor dengan penuh semangat," tambahnya.

Dede mempertanyakan konsistensi sikap terhadap dua peristiwa tersebut. Ia menilai perbedaan respons itu bukan lagi soal prinsip.

"Jadi ini soal prinsip, atau soal siapa yang melapor?," cetusnya.

Ia juga menyinggung adanya perbedaan label terhadap pihak yang melapor.

"Kalau dari pihak yang mereka benci (disebut) zalim, anti kritik, anti demokrasi. Kalau dari pihak yg mereka suka (disebut) tegas, benar, patut didukung," jelasnya.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi