Komisaris Energi Uni Eropa Desak Warga WFH di Tengah Krisis Energi

13 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisaris Energi Uni Eropa Dan Jorgensen mendesak warga untuk bekerja dari rumah (WFH) jika memungkinkan dan mengurangi batas kecepatan sebesar 10 km per jam di jalan raya. Pasalnya, krisis energi di Benua Biru semakin dalam di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.

"Bahkan jika... perdamaian hadir besok, kita tetap tidak akan kembali normal dalam waktu dekat," ujar Jorgensen setelah pertemuan luar biasa para menteri energi Uni Eropa, seperti dikutip Anadolu Agency pada Rabu (1/4).

"Semakin banyak yang dapat Anda lakukan untuk menghemat minyak - terutama solar dan bahan bakar jet - semakin baik keadaan kita," katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jorgensen juga mendorong mendorong penggunaan transportasi umum, bergantian penggunaan mobil pribadi, meningkatkan berbagi mobil, dan mengadopsi praktik mengemudi yang efisien.

Sejumlah negara menerapkan kebijakan WFH untuk menghemat konsumsi BBM di tengah lonjakan harga minyak dunia hingga menyentuh US$100 per barel.

Harga minyak menggila setelah perang Iran melawan AS-Israel pecah pada 28 Februari yang diikuti oleh pembatasan akses Selat Hormuz yang menjadi jalur angkut 20 juta barel minyak per hari.

Di Indonesia, penerapan WFH berlaku untuk ASN setiap Jumat mulai April ini. Pemerintah juga mengimbau kebijakan serupa diterapkan di sektor swasta.

Pekan ini , Pemerintah Malaysia mengumumkan penerapan kebijakan WFH mulai 15 April 2026. Kebijakan itu berlaku bagi pegawai di kementerian, lembaga pemerintah, serta perusahaan yang terkait dengan negara.

[Gambas:Video CNN]

(sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi