Pemberian bantuan kepada guru honorer. (IST)
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Lazismu Kota Makassar menyalurkan bantuan kepada 100 guru honorer yang mengabdi di sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kota Makassar pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lt. 2 Pusat Dakwah Islamiyah Muhammadiyah (PUSDIM) ini menjadi momen penting untuk memperkuat kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Bantuan untuk Guru Honorer sebagai Apresiasi dan Dukungan Moral
Para penerima bantuan adalah guru honorer yang telah lama mengabdikan diri di berbagai jenjang pendidikan Muhammadiyah, mulai dari TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA), SD, SMP, hingga SMA di Kota Makassar. Mereka dikenal memiliki dedikasi tinggi meski berstatus honorer.
Manajer Lazismu Makassar, Muhammad Imaduddin menjelaskan bahwa bantuan ini diharapkan menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan moral bagi para guru yang terus berjuang mencerdaskan generasi bangsa.
"Melalui program ini, Lazismu Makassar berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas," jelasnya.
Ramadan sebagai Momentum Penguatan Kepedulian Sosial
Koordinator Lazismu Makassar, KH Sudirman menegaskan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial karena kehidupan manusia selalu dihadapkan pada berbagai ujian.
"Ujian itu ada yang datang dan ada yang pergi. Yang terpenting adalah kesiapan kita sebagai hamba untuk tetap memiliki kepedulian tinggi membantu saudara-saudara kita," katanya saat ditemui di lokasi acara.
Sementara itu, H. Asyraf Aslam, salah seorang muzakki Lazismu Makassar, menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang amanah dan berintegritas agar program sosial dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, khususnya kaum duafa.

















































