CNN Indonesia
Sabtu, 14 Mar 2026 14:10 WIB
Aktor The Voice of Hind Rajab Motaz Malhees dipastikan tidak bisa menghadiri Piala Oscar karena paspor Palestina diblokir Trump. (dok. Mime Films/Tanit Films/JW Films via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --
Aktor The Voice of Hind Rajab Motaz Malhees dipastikan tidak bisa menghadiri Piala Oscar pada Minggu (15/3) malam waktu AS. Hal itu dikarenakan larangan perjalanan Presiden AS Donald Trump atas Palestina.
Padahal, seperti diberitakan Variety pada Jumat (13/3), film dokumenter karya Kaouther Ben Hania masuk nominasi Best International Feature dalam ajang penghargaan bergensi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motaz Malhees adalah aktor yang berperan sebagai operator call center yang berusaha keras membantu gadis Palestina berusia 5 tahun, Hind Rajab, yang terjebak di dalam mobil di bawah tembakan di Gaza.
"Tiga hari lagi menuju Oscar. Film kami, The Voice of Hind Rajab, dinominasikan untuk Academy Award. Saya mendapat kehormatan memainkan salah satu peran utama dalam kisah yang perlu didengar dunia," tulis Malhees.
"Tetapi saya tidak akan hadir," tulis Malhees di Instagram. "Saya tidak diizinkan masuk ke Amerika Serikat karena kewarganegaraan saya Palestina."
"Ini menyakitkan. Tapi ini lah kebenarannya. Anda bisa memblokir paspor, tapi tidak bisa memblokir suara."
Dalam unggahan itu, ia memastikan akan tetap berdiri teguh sebagai warga Palestina dan memberikan dukungan penuh atas The Voice of Hind Rajab.
"Saya orang Palestina, dan saya berdiri dengan bangga dan bermartabat. Semangat saya akan bersama The Voice of Hind Rajab. Semoga sukses untuk kalian semua. Kisah kita lebih besar dari penghalang apa pun, dan akan didengar."
Pada Desember 2025, Trump melarang orang-orang dengan paspor Otoritas Palestina memasuki AS bersama mereka yang berasal dari Burkina Faso, Mali, Niger, Sudan Selatan, dan Suriah.
Meskipun Malhees tidak akan hadir di Oscar, sutradara film Ben Hania, yang berasal dari Tunisia, seharusnya dapat hadir.
Ibu Rajab, Wissam Hamada yang menghadiri BAFTA bulan lalu bersama tim film juga tidak dapat memasuki AS. Namun, dia dan keluarganya akan menonton upacara tersebut dari Yunani, tempat mereka diberikan suaka berkat upaya produser eksekutif film Amed Khan.
Hal tersebut sempat disampaikan produser Odessa Rae, "Kami mencoba berbicara dengan seorang pengacara, dan dia mengatakan satu-satunya cara untuk memasukkannya adalah jika Marco Rubio sendiri yang menandatangani izin masuk."
The Voice of Hind Rajab masuk nominasi Best International Feature bersama It Was Just an Accident karya Jafar Panahi, The Secret Agent karya Kleber Mendonça Filho, Sentimental Value karya Joachim Trier, dan Sirât karya Oliver Laxe.
(chri)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
1

















































