Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Belum Ditangkap, Guntur Romli: Ada yang Melindungi?

9 hours ago 4
Kader PDIP, Guntur Romli

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, masih menjadi perbincangan publik.

Tiga hari setelah kejadian yang berlangsung pada Kamis malam (12/3/2026), pelaku penyerangan hingga kini belum juga berhasil ditangkap.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan, termasuk dari kader PDIP, Mohamad Guntur Romli.

Ia menganggap bahwa lambannya pengungkapan kasus ini patut menjadi perhatian serius, mengingat peristiwa tersebut terjadi di kawasan yang memiliki banyak kamera pengawas.

Pelaku Belum Ditangkap

Guntur menyinggung fakta bahwa hingga beberapa hari pascakejadian, pelaku teror penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus masih belum terungkap.

“Sudah dua hari teror penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, tapi pelakunya belum ditangkap," ujar Guntur dikutip fajar.co.id, Minggu (15/3/2026).

Banyak CCTV di Lokasi

Ia juga menyinggung keberadaan kamera pengawas di sejumlah titik di kawasan tersebut yang seharusnya dapat membantu proses penyelidikan.

“Padahal banyak bukti CCTV di mana-mana," imbuhnya.

Pertanyakan Keseriusan Penanganan Kasus

Guntur kemudian mempertanyakan keseriusan aparat dalam mengungkap kasus ini. Ia bahkan menyinggung kemungkinan adanya pihak yang melindungi pelaku.

“Pertanyaan, polisi seriuskah menangangi kasus ini atau pelakunya ada yang melindungi?," sesalnya.

Dianggap Bukan Kasus Biasa

Dikatakan Guntur, kasus ini tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa.

Ia menekankan bahwa pernyataan Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit, yang menyebut adanya instruksi langsung dari Presiden Prabowo menunjukkan bahwa kasus tersebut mendapat perhatian khusus.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi