Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengungkapkan jumlah pendaftar rekrutmen manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dan Kampung Nelayan Merah Putih telah menembus 383 ribu orang.
Lonjakan pendaftar yang tinggi bahkan sempat membuat situs pendaftaran mengalami gangguan atau hang.
"Yang sudah daftar totalnya 383.830, karena ini yang daftar banyak, kadang-kadang hang website-nya itu," ujar Zulhas dalam konferensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (20/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menegaskan proses rekrutmen manajer Kopdes dan Kampung Nelayan dilakukan secara terbuka dan tidak ada jalur khusus bagi peserta.
"Kita nyatakan memang pendaftarnya terbuka, transparan, jujur dan tidak ada yang menjamin-jamin bisa diterima," kata dia.
Zulhas menjelaskan sebagian besar pendaftar memilih program Kopdes Merah Putih dengan jumlah mencapai 220.364 orang. Sementara itu, sekitar 64.029 lainnya mendaftar pada program Kampung Nelayan Merah Putih.
Ia juga membandingkan lonjakan pendaftar dalam waktu singkat. Sehari sebelumnya, jumlah pendaftar tercatat sebanyak 284.393 orang, yang berarti terjadi penambahan hampir 100 ribu pendaftar dalam satu hari.
"Hari ini, 10.30 WIB dan berkembang terus, tadi totalnya 383.830 (pendaftar). Yang satu hari yang lalu, 284.393. Terdiri dari 220.364 untuk Koperasi Desa, 64.029 Kampung Nelayan. Ini sehari yang lalu. Hari ini 383.830," jelasnya.
Selain perkembangan rekrutmen, Zulhas juga memaparkan progres pembangunan infrastruktur Kopdes Merah Putih. Ia menyebut titik lokasi yang telah memenuhi standar mencapai puluhan ribu.
"Yang 1.000 meter yang sesuai standar, sudah ada 35.408 titik. Dalam proses pembangunan 25.625 titik, yang sudah selesai 5.714 titik," katanya.
Rekrutmen ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperkuat koperasi desa dan kampung nelayan secara nasional.
Sebelumnya, pemerintah membuka sekitar 35.476 formasi pada tahap awal, yang terdiri dari 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih dan 5.476 pengelola Kampung Nelayan Merah Putih.
Para peserta yang lolos nantinya akan berstatus sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Untuk posisi manajer koperasi desa, penempatan dilakukan di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara, sementara pengelola kampung nelayan berada di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.
Pendaftaran rekrutmen ini dilakukan secara daring melalui situs resmi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) di phtc.panselnas.go.id. Program ini terbuka bagi lulusan D3, D4, hingga S1 dari semua jurusan, dengan batas usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75.
Pemerintah juga menegaskan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dan hanya dilakukan melalui kanal resmi tersebut.
Zulhas menegaskan kebutuhan sumber daya manusia menjadi krusial seiring percepatan pembentukan koperasi desa di berbagai wilayah. Pemerintah menargetkan jumlah Kopdes Merah Putih dapat mencapai lebih dari 30 ribu unit pada pertengahan 2026.
"30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang akan menjadi pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu di bawah Agrinas Pangan Nusantara," ujar Zulhas dalam kesempatan sebelumnya.
(del/pta)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
2












































