Pemudik Rebutan Bus, Terminal Purbaya Bantah Kurang Armada Mudik

10 hours ago 4

Surabaya, CNN Indonesia --

Terminal Purbaya di Bungurasih, Sidoarjo membantah kurangnya persediaan bus sehingga memicu para pemudik berebut naik bus.

Hal itu merespons peristiwa Rabu (18/3) malam, ketika para penumpang rebutan bus, terutama pada bus dengan rute Kediri, Tulungagung dan Trenggalek.

Humas Terminal Purabaya Sarah Abigail, mengatakan peristiwa rebutan bus itu sudah biasa di momen mudik lebaran. Di bulan biasa, kepadatan serupa juga terjadi tiap akhir pekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya kalau sampai [penumpang] berdiri itu untuk tujuan-tujuan tertentu sih, Mas. Dari yang kita perhatikan ya bukan hanya di momen lebaran aja, tapi di momen-momen weekend di hari-hari biasa itu sebenarnya yang banyak yang sampai berdiri ya sebenarnya," kata Sarah, Rabu.

Sarah pun membantah bila kepadatan dan peristiwa rebutan bus itu terjadi karena armada di terminal Purabaya yang dinilai kurang.

"Sebenarnya bukan karena enggak ada armadanya tapi mungkin dia dari penumpangnya sukanya pengin cepat-cepat gitu kan. Itu biasanya tujuan Blitar sama Kediri," ucapnya.

Pantauan CNNIndonesia.com Rabu malam, sejumlah penumpang rela berdesakan dan berebut kursi sejak bus masih berada di area parkir.

Kondisi itu membuat sebagian penumpang yang menunggu di lorong keberangkatan harus berdiri karena keterbatasan tempat duduk.

"Mau enggak mau, harus tetap naik, Mas. Kalau enggak, bisa semakin malam. Karena semuanya ya seperti ini kondisinya," kata Dedy, pemudik yang hendak menuju Kediri.

Menurut Dedy, para pemudik termasuk dirinya memperebutkan PO Bus Bagong dan Harapan Jaya. Hal itu yang jadi pemicu kepadatan.

"Mereka yang turun Mengkreng itu juga naik bus Bagong dan Harapan Jaya karena lewat tol. Jadi, makin penuh. Padahal ada Restu dan lain-lain," tambahnya.

Sebelumnya, volume pemudik Lebaran Idulfitri 2026 di Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo, memasuki periode puncaknya, Selasa (17/3). Saat itu diprediksi ada 45 ribu penumpang yang tiba maupun yang berangkat dari terminal terbesar di Jawa Timur ini.

Sarah menyatakan peningkatan penumpang sudah terpantau sejak dibukanya Posko Angkutan Lebaran pada 13 Maret 2026. Berdasarkan data akumulatif, setidaknya 200 ribu pemudik tercatat telah tiba dan berangkat di terminal Purabaya. Jumlah itu masih bisa bertambah.

"Sampai hari ini kemungkinan masih sekitar 200.000 penumpang. Mulai dari kemarin tanggal 13 Maret 2026," kata Sarah saat ditemui CNNIndonesia.com, Selasa (17/3).

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah rute pendek dan menengah mendominasi keberangkatan penumpang pada hari ini. Penumpang tujuan kota-kota di Jawa Timur bagian selatan dan jalur menuju Jawa Tengah menjadi yang paling banyak dicari.

"Tujuan Kediri, Tulungagung, Ponorogo juga juga ramai hari ini, Malang. Terus sama di buat yang AKAP Semarang juga," ujarnya.

Terkait kesiapan armada, ribuan unit bus telah disiagakan untuk melayani penumpang selama 24 jam. Pihak terminal juga memastikan seluruh bus yang beroperasi harus melalui pemeriksaan kelaikan jalan secara rutin setiap hari demi menjamin keselamatan penumpang.

"Untuk armada ya. Persiapan armada kita di sini itu ada armada sekitar 2.200 yang beroperasi. Termasuk AKAP dan AKDP. Nah, itu kita juga sudah berkoordinasi dengan PO Bus terkait untuk penyediaan armada cadangan antisipasi lonjakan penumpang," ujarnya.

"Untuk uji kelaikan jalan armadanya ya kita sudah melakukan untuk setiap hari. Setiap hari kita lakukan cek kelayakan armada mengikuti administrasinya, terus fungsi-fungsi teknis utama, teknis pendukung gitu. Kalau misalnya ada yang tidak memenuhi syarat, kita berikan peringatan atau kita tilang," tambahnya.

Untuk menghadapi lonjakan dan menjaga kenyamanan, pengelola terminal telah melakukan serangkaian perbaikan infrastruktur sejak, termasuk perbaikan landasan bus dan fasilitas bagi pejalan kaki, termasuk untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.

"Terus kita juga perbaiki buat jalan buat pejalan kaki ya pedestrian di area drop off. Area drop off untuk antisipasi. Ini kan karena masih musim hujan ya. Antisipasi adanya genangan gitu. Takutnya kan akan mengganggu kenyamanan penumpang yang turun dari mobil pribadi di area drop off," pungkasnya.

(frd/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi