CNN Indonesia
Senin, 11 Mei 2026 11:46 WIB
Ilustrasi jendela pesawat terbang. (hxdyl/Thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia --
Saat duduk di samping jendela pesawat, kamu mungkin pernah memperhatikan sebuah lubang kecil di bagian bawah kaca.
Lubang yang tampak sepele ini ternyata memiliki peran krusial dalam menjaga keselamatan nyawa penumpang saat berada di ketinggian ribuan kaki.
Seorang pilot melalui kanal YouTube Mentour Pilot menjelaskan bahwa jendela pesawat tidak hanya terdiri dari satu lapisan, melainkan tiga lapisan plastik akrilik yang bekerja sama untuk menahan tekanan udara ekstrem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lubang kecil tersebut secara teknis dikenal sebagai breather hole atau bleed hole (lubang napas). Lalu, kenapa lubang itu sangat vital bagi pesawat?
Jendela pesawat terdiri dari lapisan luar, tengah, dan dalam. Lapisan luar bertugas menahan tekanan udara dari luar yang sangat rendah. Lubang kecil ini berada di lapisan tengah untuk membiarkan udara mengalir secara perlahan guna menyeimbangkan tekanan antara kabin dan celah udara di antara kaca.
"Tanpa lubang ini, perbedaan suhu dan tekanan akan menyebabkan gaya yang mencoba membengkokkan kaca ke dalam atau ke luar," jelas pilot tersebut, seperti dilansir Mirror.
Dia menambahkan, lubang napas ini melepaskan potensi penumpukan tekanan yang bisa merusak struktur jendela pesawat.
Selain faktor keamanan, lubang ini berfungsi menjaga pandangan penumpang. Dengan adanya sirkulasi udara melalui lubang tersebut, uap air tidak akan terperangkap di antara lapisan kaca, sehingga jendela tidak berembun atau membeku saat suhu di luar pesawat mencapai minus derajat Celsius.
Bukan cuma rahasia teknis jendela, rahasia mengenai rutinitas kru kabin juga telah terkuak. Seorang pramugari populer di TikTok, Mrs. Miva, mengungkapkan bahwa sapaan ramah "Halo" saat kamu mulai masuk pesawat memiliki fungsi evaluasi keamanan.
Kru kabin melakukan penilaian kesehatan dan mental penumpang secara cepat sebelum pesawat lepas landas demi menjamin keselamatan seluruh penerbangan.
"Pramugari menyapa Anda bukan hanya karena sopan santun, tetapi juga untuk mengecek apakah Anda terlalu mabuk atau terlalu sakit untuk terbang," ungkapnya.
(wiw)
Add
as a preferred source on Google

8 hours ago
1

















































