CNN Indonesia
Sabtu, 21 Mar 2026 12:15 WIB
Polisi dan pemerintah Seoul melakukan persiapan besar jelang konser gratis BTS di Gwanghwamun Square malam ini, Sabtu (21/3). (REUTERS/Soo-hyeon Kim)
Jakarta, CNN Indonesia --
BTS akan gelar konser gratis di Gwanghwamun Square hari ini, Sabtu (21/3). Konser tersebut berlangsung satu hari setelah BTS mengakhiri hampir empat tahun hiatus mereka dengan merilis album Arirang pada Jumat (20/3).
Jelang konser bertajuk BTS THE COMEBACK LIVE | ARIRANG itu, Gwanghwamun Square di Seoul berada di bawah pengamanan tingkat hampir terkunci, dengan lebih dari 10.000 personel keamanan dalam keadaan siaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kembalinya sensasi K-pop yang telah lama ditunggu-tunggu ke panggung pada hari Sabtu diperkirakan akan menarik sekitar 260.000 orang ke lapangan tersebut, termasuk 22.000 pemegang tiket.
Konser tersebut akan menjadi acara budaya pertama di lokasi tersebut yang menarik lebih dari 200.000 orang sejak Piala Dunia 2002 dan 2006.
Korea Herald pada Jumat (20/3) memberitakan polisi akan mengerahkan sekitar 6.700 petugas sepanjang hari konser, yang dimulai pukul 20.00 WIB, termasuk 72 unit mobil dan 35 tim detektif.
Angka itu lebih dari dua kali lipat dari sekitar 3.000 petugas yang biasanya ditugaskan untuk Festival Kembang Api Yeouido, cara musim gugur khas Seoul yang diadakan pada Oktober dan menarik sekitar 1 juta pengunjung setiap tahunnya.
Sebanyak 3.400 personel keamanan dari Pemerintah Metropolitan Seoul, Distrik Jung-gu, dan Markas Besar Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Seoul juga akan dikerahkan, bersama 4.800 staf dari HYBE.
Selain itu, sekitar 102 truk pemadam kebakaran dan 803 petugas pemadam kebakaran akan ditugaskan, dengan 20 ambulans ditempatkan di dekat lokasi konser.
Tak hanya itu, pihak berwenang juga telah menerapkan langkah-langkah antiterorisme dengan pertimbangan konser tersebut merupakan acara global yang menarik penggemar dari seluruh dunia.
Pemerintah kota Seoul juga menaikkan tingkat kewaspadaan teror di beberapa bagian distrik Jongno-gu dan Jung-gu dari "perhatian" menjadi "waspada" mulai Kamis (19/3) hingga Sabtu (21/3).
Sistem kewaspadaan teror empat tingkat negara ini berkisar dari perhatian, waspada, siaga hingga parah.
Polisi akan memasang detektor logam di 31 gerbang masuk lokasi konser mulai pukul 7 pagi pada hari konser untuk memblokir barang-barang yang berpotensi berbahaya. Mereka akan melakukan patroli rutin dan memeriksa barang-barang milik individu yang mencurigakan.
Keamanan telah diperketat di stasiun kereta bawah tanah terdekat.
Loker penyimpanan di 17 stasiun di seluruh Seoul, termasuk Jonggak, Balai Kota, Jongno 3 ga, dan Euljiro 1 ga, dinonaktifkan sejak pukul 5.00. Loker-loker tersebut tetap ditutup hingga Minggu (22/3) pukul 1.00 KST, sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan aktivitas teroris.
Penutupan akses jalan
Karena pengaturan lalu lintas untuk pertunjukan comeback BTS akan dimulai sore ini, banyak penumpang yang menuju Gwanghwamun memilih meninggalkan mobil mereka di rumah.
"Di sini selalu cukup padat, dan akan lebih buruk lagi jika lebih banyak orang berangkat lebih awal, jadi saya memutuskan untuk tidak mengemudi," kata Kim, yang bekerja di firma hukum di D-Tower dekat alun-alun.
Sebagian jalan sepanjang kurang lebih 1,2 kilometer dari ujung utara alun-alun, tempat panggung akan didirikan, hingga Balai Kota akan ditutup untuk kendaraan mulai Jumat (20/3) pukul 21.00 hingga Minggu (22/3) pukul 6.00.
Beberapa stasiun kereta bawah tanah di dekat alun-alun juga akan sulit digunakan pada hari konser.
Kereta api tidak akan berhenti di stasiun Gwanghwamun, Balai Kota, dan Gyeongbokgung dari pukul 15.00 hingga 22.00. Semua pintu masuk ke stasiun-stasiun ini akan diblokir untuk mencegah kerumunan besar berkumpul di dalam.
Fasilitas kenyamanan dan medis juga telah disiapkan.
Pemerintah kota telah memasang 2.551 toilet portabel bergaya kontainer di sekitar lokasi konser. Untuk penggemar di seluruh dunia, pemerintah juga akan menempatkan staf pendukung bahasa asing dan penerjemah di lokasi.
Klinik medis sementara akan didirikan untuk menangani keadaan darurat medis selama konser.
Terletak di dekat patung Raja Sejong dan Laksamana Yi Sun-sin, serta di Balai Urbanisme dan Arsitektur Seoul, klinik-klinik ini akan beroperasi dari pukul 14.00 hingga 23.00, dengan staf medis menangani cedera ringan di tempat dan memindahkan kasus serius ke rumah sakit terdekat.
Selain itu, akan ada 11 stan medis yang dioperasikan secara terpisah oleh Hybe di lokasi terdekat, termasuk gedung Kyobo Life Insurance, Donghwa Duty Free, dan New Seoul Hotel.
(tim)
Add
as a preferred source on Google

7 hours ago
6













































