Profil Haerul Saleh, Anggota BPK yang Meninggal karena Kebakaran Rumah

8 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh meninggal dunia akibat musibah kebakaran yang terjadi di kediamannya, Jumat (8/5).

Informasi duka tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melalui pernyataan resmi di Jakarta.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, kebakaran terjadi saat proses renovasi rumah berlangsung. Haerul disebut sedang mengawasi pekerjaan renovasi ketika api tiba-tiba membesar dan asap hitam memenuhi area rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mentan Amran mendengarkan kronologis singkat kejadian kebakaran dari asisten rumah tangga, kejadian begitu cepat tatkala korban sedang mengawasi beberapa orang yang sedang memproses renovasi. Tetiba api membesar dan asap hitam tidak dapat dihindarkan," demikian isi pernyataan tersebut.

Amran juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Haerul. Menurut dia, Haerul merupakan sosok yang dikenal sederhana dan memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas negara.

"Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh. Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik," ujar Amran.

[Gambas:Youtube]

Haerul Saleh lahir di Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada 12 Agustus 1981. Ia merupakan politikus Partai Gerindra yang kemudian dipercaya menjabat sebagai Anggota BPK RI sejak 19 April 2022.

Sebelum masuk ke lembaga auditor negara tersebut, Haerul lebih dulu berkarier di dunia politik sebagai anggota DPR RI. Ia duduk di Komisi XI DPR yang membidangi keuangan dan perbankan.

Haerul sempat menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019, lalu kembali masuk parlemen melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) pada 2020 hingga 2022 menggantikan Imran yang meninggal dunia. Selama di DPR, ia mewakili daerah pemilihan Sulawesi Tenggara.

Selain berkiprah di politik, Haerul juga aktif di sejumlah organisasi. Ia pernah menjabat Ketua Bidang Keuangan DPP Partai Gerindra periode 2015-2020 dan kemudian menjadi Ketua Bidang Monitoring dan Evaluasi DPP Partai Gerindra sejak 2020.

Di luar organisasi politik, Haerul tercatat pernah aktif di KNPI Kabupaten Kolaka, HIPMI Sulawesi Tenggara, hingga menjadi Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia.

Dari sisi pendidikan, Haerul mengawali sekolah di SD Negeri 9 Kolaka sebelum melanjutkan pendidikan di Pesantren IMMIM Ujung Pandang dan SMA Hasrati Kendari. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan S1 Hukum di Universitas Satria pada 2008.

Sebelum aktif di parlemen, Haerul juga memiliki pengalaman di dunia usaha. Ia pernah menjabat Direktur Utama PT Kolaka Inti Karya, Direktur Utama Masalle Group, hingga Komisaris Utama PT Kolaka Inti Perkasa.

(del/ins)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi