Rutan Salemba Sarang Narkoba? Pledoi Ammar Zoni Hebohkan Publik: Seperti Beli Kacang Goreng, Mudah dan Murah

5 hours ago 2
Ammar Zoni

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Dalam sidang pembacaan pledoi (nota pembelaan) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis, 2 April 2026, aktor Ammar Zoni kembali membuat pernyataan yang mengguncang publik.

Terdakwa kasus dugaan peredaran narkotika di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba ini justru membongkar kondisi ironis di balik jeruji besi: lingkungan rutan yang seharusnya menjadi tempat pemulihan malah menjadi sarang narkoba yang sulit dihindari.

Ammar Zoni mengaku sangat terkejut saat pertama kali menjalani masa tahanan di Rutan Salemba. Ia awalnya berpikir rutan adalah tempat rehabilitasi yang bebas dari narkotika.

“Ternyata di sanalah tempat sarangnya semua jenis narkoba,” ungkapnya dengan nada berat di ruang sidang. Menurut Ammar, akses terhadap narkoba di dalam rutan sangatlah mudah. “Sungguh sangat berat, berat, berat banget untuk menghindari itu semua,” katanya.

Ia bahkan membandingkan kemudahan mendapatkan narkoba di rutan seperti membeli kacang goreng — tersedia di mana-mana, dengan harga yang relatif sangat murah.

Pernyataan Ammar Zoni terkait kondisi Rutan dinilai bertolak belakang dengan tujuan utama penahanan bagi pelaku kasus narkotika, yaitu pemulihan dari adiksi.

Justru, kata Ammar, lingkungan di Rutan Salemba menjadi salah satu faktor yang menyulitkannya lepas dari jeratan narkoba. Ia mengaku kesulitan menahan diri di tengah maraknya peredaran barang haram tersebut.

Pengakuan Ammar Zoni ini langsung menambah sorotan tajam terhadap kondisi pengawasan di lembaga pemasyarakatan, khususnya Rutan Salemba. Bagaimana mungkin narkoba bisa beredar begitu bebas di dalam fasilitas negara yang seharusnya steril dari zat terlarang?

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi