Saat Produk Global Mendominasi, Brand Lokal Ini Masih Bertahan

4 hours ago 3

Selular.ID – Di tengah dominasi produk elektronik global dari China, Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat, sejumlah brand elektronik lokal Indonesia masih mampu mempertahankan eksistensinya hingga 2026.

Advan, Axioo, Niko dan Polytron, menjadi beberapa brand teknologi dan elektronik lokal yang hingga 2026 masih mampu mempertahankan eksistensinya di pasar Indonesia.

Dari penelusuran Selular, perusahaan-perusahaan lokal tersebut terus mengembangkan produk baru dan memperluas segmen bisnis untuk menjangkau kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Merek-merek tersebut tidak hanya bertahan di pasar domestik, tetapi juga terus mengembangkan lini produk baru untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Niko Electronic menjadi salah satu merek lokal yang tetap mempertahankan eksistensinya di segmen elektronik rumah tangga.

Mungkin brand ini belum terlalu akrab di telinga pengguna produk Small Home Appliances, brand yang sudah hadir sejak 2000 ini nyatanya cukup mencuri perhatian.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Tjandra Lianto, Direktur Marketing Niko Elektronik, menjelaskan Niko menghadirkan perangkat elektronik dan small home appliance.

Transformasi bisnisnya dari awal sebagai penyedia produk kelistrikan menjadi brand yang fokus pada perangkat rumah tangga dan elektronik konsumen, small home appliances di Indonesia sejak awal 2000-an hingga saat ini.

Perubahan strategi ini dilakukan seiring perkembangan kebutuhan pasar domestik yang semakin dinamis.

Khususnya di segmen rumah tangga bahwa pada fase awal berdirinya, perusahaan lebih berfokus pada produk-produk kelistrikan dasar.

Namun, seiring perubahan perilaku konsumen dan peningkatan daya beli masyarakat, perusahaan mulai mengarahkan bisnis ke kategori elektronik konsumen dan small home appliances.

“Awalnya kami bermain di kebutuhan dasar kelistrikan. Tapi kami melihat ada pergeseran kebutuhan, sehingga kami mulai fokus ke elektronik rumah tangga,” ujar Tjandra, baru-baru ini kepada Selular.

Niko memiliki berbagai kategori produk seperti kipas angin, kompor listrik, dispenser, blender, setrika, lampu LED, pompa air, hingga peralatan dapur lainnya.

Fokus perusahaan berada pada penyediaan produk elektronik rumah tangga yang mudah dijangkau oleh masyarakat luas, khususnya di kota-kota tier dua dan tier tiga.

Salah satu brand teknologi lokal yang masih aktif berkembang adalah Axioo, brand ini  terus memperkuat posisinya melalui berbagai lini laptop dengan jaringan distribusi yang luas.

Seri Axioo Hype menjadi salah satu produk yang banyak dikenal di segmen konsumen umum, sementara lini Pongo menyasar pengguna gaming. Selain itu, Axioo juga memiliki laptop untuk kebutuhan pendidikan, bisnis, hingga kreator konten.

Strategi Axioo dalam menghadirkan spesifikasi kompetitif dengan harga yang relatif terjangkau membuat merek ini tetap memiliki tempat di pasar laptop Indonesia yang didominasi pemain global seperti ASUS, Acer, Lenovo, HP, dan Dell.

Kemudian Advan,  perusahaan yang telah beroperasi lebih dari dua dekade ini dikenal sebagai salah satu pemain lokal di industri perangkat komputasi dan mobile.

Saat ini Advan mengandalkan sejumlah produk laptop dan tablet untuk menopang bisnisnya.

Seri laptop Advan Workplus, Advan Pixwar, hingga berbagai model laptop berbasis prosesor AMD Ryzen menjadi andalan perusahaan di segmen produktivitas dan pendidikan.

Selain itu, Advan juga masih menghadirkan tablet Android yang banyak digunakan untuk kebutuhan belajar dan bekerja.

Dalam beberapa tahun terakhir, Advan turut memperluas portofolionya ke perangkat Internet of Things (IoT), aksesoris digital, serta perangkat komputasi yang menyasar pengguna muda dan pelajar.

Kemudian, Polytron. Perusahaan yang berbasis di Kudus, Jawa Tengah, ini telah beroperasi sejak 1975 dan menjadi salah satu produsen elektronik terbesar di Indonesia.

Polytron memiliki portofolio produk yang sangat luas. Di sektor elektronik rumah tangga, perusahaan menawarkan televisi LED dan Smart TV, kulkas, mesin cuci, pendingin udara, hingga perangkat audio.

Baca Juga:Raja Laptop di Indonesia Tahun 2024, Produk Lokal Bersaing

Dalam beberapa tahun terakhir, Polytron juga masuk ke sektor kendaraan listrik melalui motor listrik Fox-R dan Fox-S, sekaligus memperluas bisnis ke layanan digital dan solusi energi.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi