Tangis Haru Jennifer Lopez Pecah Usai Anak Kembarnya yang ADHD Lulus SMA dan Raih Beasiswa

3 hours ago 2

Jakarta -

Kebahagiaan besar tengah dirasakan Jennifer Lopez. Penyanyi yang akrab disapa J-Lo itu tak mampu menyembunyikan rasa harunya setelah anak kembarnya, Maximilian David Muñiz dan Emme Maribel Muñiz, berhasil menyelesaikan pendidikan SMA sekaligus meraih beasiswa kuliah.

Dalam wawancara terbaru bersama Extra, Jennifer Lopez mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian kedua anaknya tersebut. Menurutnya, Max dan Emme diterima di seluruh universitas yang mereka lamar, sebuah prestasi yang tidak diraih dengan mudah.

"Aku sangat bangga karena mereka berhasil menetapkan target untuk diri mereka sendiri. Mereka berdua diterima di kelima universitas yang mereka daftarkan. Masing-masing dari mereka juga mendapatkan beasiswa di kampus tersebut. Aku benar-benar merasa mereka telah bekerja sangat keras," ujar J-Lo.

Di balik keberhasilan itu, Jennifer Lopez mengungkap fakta yang selama ini belum pernah disampaikan ke publik.


Ia mengatakan bahwa Max dan Emme hidup dengan ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder, kondisi neurodivergen yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam mempertahankan fokus, mengontrol impuls, serta mengatur tingkat energi.

Menurut Lopez, kondisi tersebut membuat cara belajar kedua anaknya berbeda dibandingkan kebanyakan siswa lainnya.

Karena itu, perjalanan pendidikan mereka dipenuhi tantangan yang tidak selalu terlihat oleh orang lain.

"Sejak sekolah mulai terasa serius di kelas lima SD, mereka terus belajar dengan giat. Mereka mengidap ADHD, jadi cara belajar mereka harus berbeda. Ada banyak perjuangan dan masa-masa sulit, dan aku sangat bangga karena mereka membuktikan apa yang mereka katakan. Mereka adalah anak-anak yang baik," ungkapnya.

Bagi Jennifer Lopez, pencapaian akademik bukan satu-satunya hal yang membuatnya bangga.

Mantan istri Marc Anthony itu menilai karakter dan kebaikan hati anak-anaknya jauh lebih penting daripada sekadar nilai di sekolah.

Ia mengaku selalu menanamkan pesan yang sama sejak Max dan Emme masih kecil.

"Aku sering bertanya kepada mereka, 'Apa yang selalu Ibu katakan?' Dan mereka akan menjawab, 'Tidak masalah apakah nilai kami bagus atau tidak, yang penting kami menjadi orang baik.' Dan aku menyahut, 'Benar sekali.' Sampai sekarang mereka kadang masih mengutip kalimat itu kepadaku. Jadi, aku sangat bangga pada mereka berdua," tuturnya.

Jennifer Lopez dan anak kembarJennifer Lopez dan anak kembar/ Foto: Instagram

Momen kelulusan ini rupanya menjadi fase emosional bagi Jennifer Lopez.

Saat tampil di acara Jimmy Kimmel Live!, ia mengaku sudah menangis selama berbulan-bulan menjelang anak-anaknya meninggalkan rumah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Ketika ditanya apakah dirinya akan menangis saat menghadiri upacara kelulusan, J-Lo langsung memberikan jawaban yang jujur.

"Aku bahkan sudah menangis selama dua bulan ini," katanya.

Pengakuan Jennifer Lopez tentang ADHD yang dialami Max dan Emme juga mendapat perhatian luas.

Banyak orang tua melihat kisah tersebut sebagai pengingat bahwa kondisi neurodivergen bukan penghalang untuk meraih prestasi akademik maupun mewujudkan cita-cita.

Bagi Jennifer Lopez, keberhasilan anak-anaknya diterima di lima universitas sekaligus dan memperoleh beasiswa menjadi bukti bahwa kerja keras, dukungan keluarga, serta kepercayaan diri dapat membantu mereka mengatasi berbagai tantangan yang muncul sepanjang perjalanan pendidikan.

(ikh/ikh)

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi