Wasiat Terakhir Ibunda Anji Terungkap, Permintaan Sederhana Ini Bikin Haru

4 hours ago 2

Jakarta -

Kabar duka datang dari keluarga musisi Anji. Sang ibunda, Siti Sundari, telah meninggal dunia. Di balik kepergian tersebut, Anji membagikan cerita menyentuh tentang wasiat terakhir sang ibu sebelum berpulang.

Menurut Anji, ibundanya sempat menyampaikan banyak pesan kepada keluarga dan orang-orang terdekatnya.

"Dan kemarin sebelum meninggal entah kenapa mama meninggalkan banyak wasiat-wasiat, baik kepada saya maupun kepada orang-orang di sekitar saya. Ya salah satunya adalah mama pengin pulang ke Bekasi," kata Anji di TPU Mangun Jaya, Tambun, Kabupaten Bekasi, Jumat (27/3).

Keinginan untuk kembali ke Bekasi rupanya bukan tanpa alasan. Anji menjelaskan, sang ibu memiliki kedekatan yang sangat kuat dengan lingkungan tempat tinggal lamanya.


"Karena mama kan sebenarnya dekat sama banyak ibu-ibu yang ada di Bekasi. Sudah dari tahun '85 kan kami tinggal di Bekasi. Mama baru 3 bulan ini sama saya di Cibubur," ujarnya.

Ia menduga, keinginan itu juga berkaitan dengan momen Lebaran yang belum sempat dirayakan bersama para tetangga dan kerabat. Namun, takdir berkata lain-justru mereka yang akhirnya mengantar sang ibu ke tempat peristirahatan terakhir.

Tak hanya itu, sebelum Lebaran, ibundanya juga sempat berziarah ke makam sang suami.

"Dia memang suka kangen-kangen gitu," kata Anji.

Kepindahan ke Cibubur sebelumnya dilakukan keluarga sebagai upaya untuk membantu sang ibu mengurangi rasa rindu terhadap mendiang suaminya yang dimakamkan di Bekasi.

"Makanya pindah ke Cibubur adalah salah satu upaya untuk membiasakan beliau supaya nggak di keadaan yang sama, karena di Bekasi kan sama bapak terus," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Anji juga mengenang perjuangan kedua orang tuanya dalam membangun tempat ibadah di lingkungan mereka.

"Oh iya, memang itu... saya nggak tahu persis ceritanya tapi mungkin ada bapak-bapak dari DKM yang bisa mengonfirmasi," katanya.

Ia menceritakan bahwa masjid tersebut sempat dirobohkan sebelum akhirnya dibangun kembali berkat semangat dan kebersamaan warga.

"Maksudnya memang dulu tuh masjid tuh pernah dirobohin. Terus entah modal dari mana, modal keyakinan bapak, almarhum bapak, dan dikuatkan sama mama juga bahwa 'Bisa, bisa, bisa nih kita bikin masjid baru'," ungkapnya.

"Bukan dari uang kami ya, bukan. Tapi maksudnya bersama warga, bersama warga mengusahakan untuk memiliki masjid baru yang lebih bagus. Dan alhamdulillah Miftahul Jannah jadi berdiri," pungkas Anji.

(yoa/yoa)

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi