Jangan Lakukan 5 Kesalahan Perawatan Kulit Ini Selama Ramadhan

3 hours ago 2

CNN Indonesia

Selasa, 10 Mar 2026 14:00 WIB

Sebaiknya kamu menghindari kesalahan perawatan kulit berikut ini demi kulit tetap sehat dan glowing. Ilustrasi. Kondisi dehidrasi di siang hari membawa perubahan pada kulit. Agar kondisi kulit tak semakin buruk, sebaiknya hindari kebiasaan perawatan kulit berikut ini. (Elvin Nuril Firdaus)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Perubahan jam makan selama puasa Ramadhan berpengaruh pada kondisi fisik termasuk kulit. Sebaiknya kamu menghindari kesalahan perawatan kulit berikut ini demi kulit tetap sehat dan glowing.

Selama puasa Ramadhan, seringkali penampilan terlihat berbeda. Kulit kering dan kusam, bibir pecah-pecah, lingkaran hitam di bawah mata, dan bengkak. Semua ini akibat perubahan pola tidur dan tingkat hidrasi di siang hari yang menurun drastis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perubahan tersebut terbilang normal. Namun kebiasaan-kebiasaan perawatan kulit yang kurang tepat bisa membuat keadaan makin buruk.

"Dehidrasi dapat menyebabkan kekeringan dan kekusaman, dan dapat memperburuk kondisi seperti eksim atau kulit sensitif," kata Malaz Eldirdiry, dokter kulit di Burjeel Medical City, Abu Dhabi, mengutip dari Khalej Times.

Agar kulit tetap terjaga kesehatannya, sebaiknya hindari kebiasaan perawatan kulit berikut.

1. Sering cuci muka

Kamu mungkin tergoda buat cuci muka agar wajah tetap segar. Cuci muka pun bisa menghilangkan kantuk di siang hari. Namun terlalu sering cuci muka malah tidak bagus buat kulit.

"Membersihkan wajah terlalu sering atau menggunakan sabun yang keras dapat merusak lapisan pelindung kulit, menyebabkan peningkatan kekeringan, iritasi, dan bahkan peningkatan produksi minyak berlebih," kata Eldirdiry.

Cuci muka sebaiknya cukup dua kali sehari, pagi dan malam menggunakan sabun pembersih muka yang lembut.

2. Menambah sesi eksfoliasi

Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk selama musim hujan. Proses ini membuat kulit terlihat lebih cerah dan halus.Ilustrasi. Eksfoliasi rutin baik untuk kulit tapi jangan dilakukan terlalu sering. (Belinda Safitri)

Rutin eksfoliasi? Sebaiknya pertahankan kebiasaan ini tanpa menambah sesi. Sebagian orang lebih sering eksfoliasi terutama di hari-hari terakhir Ramadhan jelang Idulfitri.

Akan tetapi, penggunaan scrub, asam, atau bahan peeling yang terlalu sering dapat melemahkan lapisan pelindung kulit. Kulit pun kemerahan, makin sensitif, atau muncul pigmentasi.

3. Menggunakan bahan aktif yang kuat

Kulit sebenarnya cenderung lebih reaktif selama Ramadhan. Sebaiknya kamu mengurangi penggunaan bahan-bahan aktif yang kuat seperti retinol, asam eksfoliasi yang kuat, krim pencerah berkekuatan tinggi, dan toner tinggi alkohol.

Kamu tidak harus langsung menghentikan penggunaannya tapi beri jeda dan pantau bagaimana reaksi kulit.

4. Melupakan perbaikan lapisan pelindung kulit dan hidrasi

Eldirdiry berkata salah satu kesalahan terbesar adalah mencoba mengatasi dehidrasi dengan perawatan agresif. Menurut dia, yang perlu dilakukan adalah langkah perawatan untuk mendukung lapisan pelindung kulit.

Perawatan kulit yang disarankan selama Ramadhan antara lain:

  • Cuci muka dengan sabun lembut di pagi dan malam hari.
  • Pakai serum pelembap dengan asam hialuronat atau gliserin.
  • Pakai pelembap dan tabir surya di siang hari.
  • Gunakan krim yang lebih kaya atau masker tidur setelah buka puasa.

5. Memesan perawatan kulit di waktu yang salah

Pilihan antara treatment klinik dan skincare sering membingungkan, sehingga kita perlu memahami cara kerja dan efektivitas keduanya untuk menentukan mana yang paling tepat bagi kulit.Ilustrasi. Treatment wajah sah-sah saja dilakukan di bulan Ramadhan. Namun sebaiknya dilakukan 2-3 jam setelah berbuka puasa. (Nindya Putri Hermansyah)

Jika ingin melakukan perawatan (treatment) wajah atau sesi laser selama Ramadhan maka pertimbangkan waktunya.

Treatment yang menghidrasi dan treatment lembut umumnya dapat ditoleransi dengan baik. Namun prosedur treatment yang lebih intensif mungkin terasa tidak nyaman ketika tubuh mengalami dehidrasi.

Sebaiknya jadwalkan perawatan 2-3 jam setelah berbuka puasa atau setelah tubuh terhidrasi dan ternutrisi.

(els)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi