Pegiat media sosial, Chusnul CHotimah
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) mendesak Presiden ke-7 Jokowi menunjukkan ijazah aslinya, karena isunya dianggap meresahkan masyarkat. Hal itu menuai sorotan.
Desakan JK itu, kini jadi buah bibir. Pegiat Media Sosial, Chusnul Chotimah menyebut isu tersebut telah menyeret sejumlah tokoh.
Chusnul menyebut tokoh seperti Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri. Hingga dua anak tokoh tersebut, Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Pak SBY, ibu Mega, Mba Puan, AHY, Pak JK diseret terlibat,” kata Chusnul dikutip dari unggahannya di X, Rabu (8/4/2026).
Tidak hanya itu, polemik tersebut menurutnya juga telah ramai dibicaraan di media-media. Bahkan saling serang di televisi (TV).
“Anak bangsa saling serang di TV. Dia hanya peduli dirinya,” terangnya.
Di sisi lain, dia melihat Jokowi tak peduli dengan dampaknya.
“Jokowi mana peduli, rakyat terpecah, negara gaduh pemerintahan Prabowo terganggu,” pungkasnya.
Desakan JK
Desakan JK itu disampaikan usai melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri. Terkait dugaan penyebaran berita hoaks, yang menyebut dirinya mendanai Roy Suryo dalam polemik ijazah Jokowi.
JK menilai polemik tersebut telah merugikan banyak pihak. Bahkan meresahkan masyarakat.
"Meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan Pak Jokowi, merugikan semua, puluhan miliar uang habis untuk apakah itu pengacara, apakah itu seperti saya ini, waktu saya hilang, dilibatkan," kata JK kepada wartawan, Rabu (8/4).















































