Ramai Jadi Sorotan, Dadan Hindayana Sebut Motor SPPG Diperuntukkan untuk Wilayah Terpencil

11 hours ago 3
Tangkapan layar motor untuk MBG

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Badan Gizi Nasional (BGN) belakangan ini terus menjadi sorotan tajam masyarakat secara luas. Sorotan tersebut diberikan masyarakat terkait dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah satu sorotan publik yang tak kunjung berakhir adalah seputar pelaksanaan MBG, terutama karena menu MBG yang disajikan terutama kepada para siswa di sekolah yang tidak layak konsumsi, bahkan ada yang sampai mengakibatkan keracunan massal. Potret tersebut terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Selain soal pelaksaan hingga menu yang kerap menjadikan penerima korban keracunan massal, kini BGN kembali membuat publik tanah air melontarkan kritikan tajam. Hal ini terkait dengan pengadaan motor listrik yang diperuntukkan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPB).

Merespons sorotan yang berkembang di tengah masyarakat tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengatakan pengadaan sekitar 20 ribu motor untuk Kepala SPPG ditujukan ke wilayah dengan akses transportasi sulit.

Ditemui jelang taklimat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, Kepala BGN, Dadan Hindayana menyampaikan bahwa pengadaan motor tersebut masuk dalam perencanaan tahun 2025 dan terealisasi sebanyak 21.801 unit dari 25 ribu unit yang dipesan.

"Kita akan distribusikan nanti untuk operasional, seluruh orang yang ada di SPPG, terutama di daerah-daerah yang sulit," kata Kepala BGN Dadan.

Ketika ditanya wartawan terkait urgensi pengadaan untuk Kepala SPPG tersebut dia menjelaskan bahwa penggunaannya terutama di wilayah-wilayah dengan akses transportasi yang sulit demi memastikan kelancaran penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG).

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi