Jakarta -
Menyambut musim libur Lebaran tahun ini rumah produksi MD Pictures merilis film horor terbarunya yang bertajuk Danur: The Last Chapter. Film ini kelanjutan kisah Risa Saraswati bersama teman-teman hantunya akan mencapai klimaks pada sekuel Danur terakhir.
Aktris Prilly Latuconsina mengungkapkan rasa haru saat membicarakan proyek film terbarunya. Rasa haru itu muncul karena ia begitu setia dengan karakter Risa dan memiliki sebuah tempat yang sangat spesial dihatinya. Dirinya menyebut proses produksi film tersebut menjadi paling lama sepanjang perjalanan kariernya di dunia perfilman.
"Jujur hari ini rasanya sangat sedih sekali ya, tak terasa 10 tahun perjalanan, mulai dari aku 19 tahun sudah syuting film ini. Dan Danur buat aku bukan hanya sekedar film tapi awal dari perjalanan karier, awal perjalanan dari film horor juga. Jadi rasanya, kita sudah sampai penghujung perjalanan tuh pasti mengharukan banget dan semoga ini bisa menjadi penutup yang manis. Jujur proses syuting film Danur lebih lama daripada Danur sebelumnya dan bahkan ini syuting film terlama yang pernah aku alami," ujar Prilly Latuconsina dikawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (8/3).
Dedikasi dirinya selama 10 tahun tanpa bermain film horor lain ini jadi sebuah bentuk kesetiaannya dan harus patut diacungi jempol. Tidak banyak khalayak yang tau selama satu dekade terakhir, ia tidak pernah mengambil tawaran film horor di luar Danur Universe.
"Selama 10 tahun memang nggak main film horor lain selain film ini, karena aku merasa harus menyelesaikan perjalanannya Risa. Untuk ke depan main film horor lagi apa nggak, aku juga belum tau ya," ujar Prilly Latuconsina.
Selaku sutradara film Danur: The Last Chapter yakni Awi Suryadi mengungkapkan bahwa proses produksi film membutuhkan waktu yang lama dan ini juga dipengaruhi keputusan tim untuk melakukan additional shoot. Durasi additional shoot yang dilakukan hampir setara dengan proses syuting satu film baru. Dirinya membandingkan durasi produksi film-film sebelumnya dalam seri Danur yang durasi syutingnya lebih singkat.
"Saat kita memutuskan waktu untuk additional shoot ini durasi kayak syuting film baru. Dan Pak Manoj juga bilang seperti itu. Untuk perbandingan saja ya, Danur 1 itu syutingnya butuh 11 hari, Danur 2 itu 12 hari. Nah additional shoot kita ini butuh 12 hari juga. Coba bayangin itu syuting udah kek dua film untuk Danur ini," ujar Awi Suryadi.
Film Danur: The Last Chapter menceritakan kehidupan Risa setelah bertahun-tahun pamit dengan teman-teman hantunya. Risa melanjutkan hidup dan menutup gerbang dialog dengan hantu manapun. Namun, hal ini berubah ketika adiknya Riri (Zee Asadel), dilamar di gedung pertunjukkan tua dan mulai bersikap janggal menjelang pernikahannya.
Tidak hanya perubahan Riri, Risa pun mulai mengalami serangkaian kejadian yang aneh seakan dirinya mengalami kematian menyakitkan berkali-kali. Risa curiga ini terjadi karena teman-teman hantunya yakni Peter CS sedang berusaha menyampaikan sesuatu.
Film Danur: The Last Chapter dijadwalkan akan tayang pada momentum libur lebaran 18 Maret 2026 diseluruh bioskop Indonesia.
(Insertlive)
Loading ...

4 hours ago
1
















































