Selular.ID – Pengamat gadget dan teknologi, Herry SW mengaku terkejut dengan pasar tablet yang justru ramai di tengah krisis memori yang terjadi saat ini.
Menurutnya, ada sejumlah penyebab yang membuat pasar tablet lebih ramai dibandingkan dengan pasar laptop.
Herry mengatakan tablet saat ini “terpaksa” dijadikan solusi darurat bagi masyarakat yang memang membutuhkan untuk membantu aktifitasnya.
Misalnya, aktifitas sehari-hari saat bekerja untuk para professional maupun belajar bagi para pelajar.
Baca juga:
- Ketika Para Raja Laptop Kini Beralih Persaingan ke Pasar Tablet
- Penjualan Tablet Rp2 Jutaan di ITC Roxy Mas Bergairah, Redmi Pad 2 hingga Tecno Megapad SE Diburu
Herry menjelaskan solusi darurat ini karena di tengah krisis memori, membuat harga laptop makin melambung.
Hal tersebut yang membuat masyarakat akhirnya memilih untuk membeli tablet dengan harga yang lebih terjangkau dibanding laptop.
Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda
“Laptop baru dengan spesifikasi pas-pasan pun kan sekarang harganya sudah tinggi bagi masyarakat sekitar Rp5 juta-Rp7 juta,” ujar Herry kepada Selular, Selasa (14/7/2026).
“Padahal, kondisi ekonomi sedang kurang menggembirakan. Daya beli nyata turun,” sambungnya.
Tablet Jadi Pengganti Laptop?
Herry juga menjelaskan jika tablet hampir sama dengan smartphone yang terbagi dalam kelas-kelas.
“Tablet sama seperti laptop, mulai entry level, menengah, hingga kelas atas. Tinggal pilih sesuai anggaran dan kebutuhan,” jelasnya.
Namun, Herry menyebut jika tablet tidak akan bisa menjadi pengganti laptop dan sebaliknya, laptop juga tidak bisa menggantikan tablet.
“Merujuk kepada pengalaman pribadi, saya masih tetap berpendapat kalau tablet bukan pengganti laptop,” kata Herry.
“Demikian sebaliknya. Tablet dan laptop lebih ke saling melengkapi,” tandasnya.


















































