Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad atau Yusuf Dumdum
FAJAR.CO.ID,JAKARTA -- Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad atau Yusuf Dumdum merespon keras soal kasus seorang videografer Amsal Sitepu.
Sorotan keras dari Yusuf Dumdum ini disampaikannya melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya.
Menurutnya kasus yang menimpa Amsal Sitepu bisa diibaratkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika dilakukan usut secara serius.
Yusuf mengatakan jika program MBG dilakukan pengusutan secara mendalam oleh kejaksaan maka akan banyak masalah yang terungkap.
Hal ini sama dengan kasus yang dikenakan ke Amsal Sitepu persoalan dugaan Mark Up.
“Kasus seorang videografer Amsal Sitepu diduga lakukan mark up. Pdhal, kalau mau serius kejaksaan bisa periksa dpur MBG yg banyak bermasalah,” tulisnya dikutip Selasa (31/3).
“Lihat ada mark up gak di sana? Kalau mau tegakkan hukum jgn tebang pilih, kecuali tegakkan burung. 🗿,” ujarnya.
Bantah soal Kasus
Sebelumnya, terdakwa dalam kasus dugaan Mark Up, proyek video profil desa di Kabupaten Karo, Amsal Christy Sitepu memberikan pernyataan menarik.
Amsal Christy Sitepu mengungkap soal posisinya dalam kasus ini sama sekali tidak bersalah seperti yang didakwakan.
Melalui unggahan video di media sosial Instagram pribadinya, Amsal menegaskan dirinya tidak bersalah dalam kasus ini dan penegasan lainnya.
Ia juga dengan tegas mengatakan bahwa dirinya adalah seseorang yang profesional videografer sebagaimana bidang tempatnya mencari nafkah.
“Pak, hukum di negara kita sedang tidak baik-baik saja. Saya cuma seorang pekerja ekonomi kreatif. Saya seorang profesional videografer. Saya didakwa melakukan mark up anggaran,”


















































