Selular.ID – Smartfren dinobatkan sebagai operator dengan kinerja jaringan seluler terbaik di Indonesia dalam barometer tahunan nPerf untuk periode pengukuran Juli 2025 hingga Juni 2026.
Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan melalui aplikasi nPerf di perangkat Android dan iOS, Smartfren memperoleh skor tertinggi sebesar 62.479 nPoints, mengungguli XL Axiata, Telkomsel, dan IM3 pada persaingan yang disebut berlangsung sangat ketat di hampir seluruh indikator kualitas jaringan.
Laporan nPerf menunjukkan bahwa selisih skor antaroperator semakin tipis dibandingkan periode sebelumnya.
Kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya kualitas layanan data seluler di Indonesia, sehingga pengalaman pengguna menjadi faktor pembeda utama dalam kompetisi di antara penyelenggara layanan telekomunikasi.
Presiden nPerf Renaud Keradec mengatakan pasar seluler Indonesia memperlihatkan tingkat persaingan yang sangat tinggi, di mana perbedaan performa antarpenyedia layanan terus menyempit.
Menurutnya, kualitas pengalaman pengguna kini menjadi faktor utama yang menentukan daya saing operator di pasar telekomunikasi nasional.
Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda
Keunggulan Smartfren terutama terlihat pada indikator latensi dan pengalaman menjelajah internet.
Operator ini mencatat latensi 42,68 milidetik (ms), menjadi yang terbaik di antara seluruh operator yang diuji.
Latensi merupakan ukuran waktu respons jaringan saat mengirim dan menerima data.
Semakin rendah nilainya, semakin cepat respons jaringan, sehingga berpengaruh terhadap aktivitas seperti bermain gim daring, melakukan panggilan video, hingga membuka aplikasi berbasis cloud.
Selain unggul dalam latensi, Smartfren juga meraih skor tertinggi untuk kategori penjelajahan web dengan nilai 59,65 persen.
Indikator ini mengukur kualitas pengalaman pengguna saat mengakses berbagai situs internet, termasuk kecepatan memuat halaman dan stabilitas koneksi selama proses penelusuran.
Pada segmen jaringan 4G, Smartfren kembali mencatatkan hasil terbaik di sejumlah kategori.
Operator tersebut membukukan kecepatan unduh rata-rata 28,48 Mbps, latensi 43,07 ms, skor penjelajahan web 59,21 persen, serta pengalaman streaming YouTube 69,06 persen.
Hasil tersebut memperkuat posisi Smartfren sebagai operator dengan performa 4G paling konsisten berdasarkan metodologi pengujian nPerf.
Di posisi kedua terdapat XL Axiata dengan skor 57.669 nPoints. Operator ini menunjukkan keunggulan pada aspek kecepatan transfer data.
XL Axiata mencatat kecepatan unduh rata-rata tertinggi di seluruh kategori sebesar 35,49 Mbps, sekaligus menjadi yang terbaik pada kecepatan unggah dengan 15,11 Mbps.

Selain itu, XL Axiata juga memperoleh skor 70,24 persen pada kategori pengalaman streaming YouTube.
Meski demikian, hasil pengujian menunjukkan operator ini memiliki latensi 61,88 ms, tertinggi di antara seluruh operator yang dibandingkan.
Faktor tersebut menjadi salah satu aspek yang memengaruhi posisi akhirnya dalam pemeringkatan keseluruhan.
Telkomsel menempati posisi ketiga dengan raihan 56.495 nPoints. Operator ini mencatat performa terbaik untuk kategori pengalaman streaming YouTube secara keseluruhan dengan skor 71,47 persen, tertinggi dibandingkan operator lain.
Pada pengujian jaringan 4G, Telkomsel juga membukukan kecepatan unduh 29,13 Mbps, menjadi yang tercepat pada segmen tersebut.
Namun, laporan nPerf menunjukkan bahwa skor pengalaman penjelajahan web Telkomsel berada di angka 50,34 persen, sehingga masih berada di bawah beberapa kompetitor dalam indikator tersebut.
Sementara itu, IM3 berada di posisi keempat dengan skor 55.636 nPoints. Selisih nilainya dengan Telkomsel relatif tipis, menunjukkan persaingan yang semakin merata di pasar seluler Indonesia.
IM3 memperlihatkan performa kompetitif pada kategori streaming video, dengan skor 71,09 persen secara keseluruhan dan 70,40 persen pada jaringan 4G.
Di sisi lain, kecepatan unduh rata-rata sebesar 25,96 Mbps menjadi salah satu indikator yang masih dapat ditingkatkan apabila ingin bersaing di posisi lebih tinggi pada pemeringkatan berikutnya.

Metodologi nPerf menggunakan pengujian yang dilakukan langsung oleh pengguna melalui aplikasi resminya di perangkat Android dan iOS.
Pengukuran meliputi berbagai parameter penting, seperti kecepatan unduh, kecepatan unggah, latensi, kualitas penjelajahan web, serta pengalaman streaming video.
Pendekatan ini bertujuan menggambarkan pengalaman nyata pengguna saat memanfaatkan layanan data seluler dalam aktivitas sehari-hari.
Hasil barometer tahunan tersebut menunjukkan bahwa persaingan industri telekomunikasi Indonesia semakin mengarah pada peningkatan kualitas pengalaman pelanggan, bukan hanya pada kecepatan jaringan.
Operator dituntut menghadirkan koneksi yang stabil, responsif, dan mampu mendukung berbagai layanan digital, mulai dari media sosial, konferensi video, layanan cloud, hingga konsumsi konten video berkualitas tinggi.
Laporan nPerf periode Juli 2025 hingga Juni 2026 juga memperlihatkan bahwa tidak ada satu operator yang mendominasi seluruh indikator pengujian.
Smartfren unggul pada skor keseluruhan dan respons jaringan, XL Axiata memimpin pada kecepatan transfer data, sementara Telkomsel menjadi yang terbaik untuk pengalaman streaming video.
Kondisi ini menggambarkan kompetisi yang semakin seimbang, dengan masing-masing operator memiliki keunggulan pada aspek layanan yang berbeda sesuai karakteristik jaringan yang mereka bangun.
Baca Juga: nPerf: Biznet dan CBN Pimpin Kinerja Internet Tetap Indonesia


















































