Rumor: iPhone Fold Siap Meramaikan Pasar Foldable 2026

1 month ago 17

Jakarta, Gizmologi – Rumor soal iPhone Fold kembali memanas setelah sebuah video yang beredar pekan ini menampilkan tampilan perangkat perangkat lipat pertama Apple dari berbagai sudut. Sekilas, video ini terlihat seperti bocoran eksklusif, namun jika dicermati lebih jauh, ada banyak tanda tanya yang membuatnya lebih pantas disebut spekulasi ketimbang leak murni.

Masalahnya bukan cuma pada absennya penjelasan bahwa video tersebut kemungkinan besar berbasis skema CAD yang sudah bocor sebelumnya. Beberapa detail justru berbeda cukup signifikan, terutama penempatan kamera depan di layar lipat bagian dalam yang tampak tidak konsisten dengan render CAD terdahulu.

The iPhone Apple Didn

Situasi ini membuat publik harus ekstra hati hati dalam mencerna setiap “bocoran”. Di tengah hype besar soal iPhone Fold, batas antara informasi valid dan konten clickbait semakin tipis, dan video ini terasa berada di wilayah abu abu tersebut.

Baca Juga: Rumor iPhone Air 2 Siap Masuk Tahap Produksi? Walau Dinilai Meragukan

Hadirkan Teaser Sebagai Awalan

iPhone Fold

Video tersebut mengklaim bahwa Apple hanya akan merilis tiga iPhone baru tahun depan, sebuah pernyataan yang langsung mengabaikan eksistensi iPhone 17e yang sudah ramai dibicarakan. Kesalahan mendasar ini saja sebenarnya cukup untuk menurunkan kredibilitas narasi yang dibangun.

Lebih jauh, video itu juga menyebut iPhone Fold hanya akan tersedia dalam dua warna, hitam dan putih. Bisa saja ini benar, tetapi tanpa rujukan jelas ke sumber CAD atau dokumen bocoran, pernyataan tersebut terdengar seperti asumsi kreator, bukan informasi yang benar benar tervalidasi.

Apple Cukup Terobsesi dengan Foldable

Salah satu fokus utama video ini adalah klaim bahwa Apple menuntut lipatan layar yang hampir tidak terlihat dan tidak terasa. Tentu saja, Apple memang dikenal perfeksionis, tetapi seolah olah video tersebut menafikan fakta bahwa vendor Tiongkok sudah lama menghadirkan ponsel lipat dengan crease yang sangat minim.

Di sinilah letak ironi terbesar. Alih alih memberi perspektif seimbang, video tersebut justru membangun narasi bahwa Apple akan “menyelesaikan” masalah yang sebenarnya sudah hampir tuntas di industri. Jika lipatan iPhone Fold nantinya hanya sedikit lebih halus, apakah itu cukup untuk membenarkan harga premium dan hype besar besaran.

Pada akhirnya, video ini lebih cocok dipandang sebagai fan concept yang dikemas seperti bocoran. Menarik ditonton, ya. Tapi sebagai jurnalis teknologi, saya rasa kita perlu lebih kritis sebelum menganggap setiap render YouTube sebagai potongan masa depan Apple.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi