Selular.ID – XLSmart memperoleh Entity Rating “2” dengan skor 67 dari lembaga pemeringkat keberlanjutan global Sustainable Fitch.
Penilaian ini menegaskan bahwa perusahaan telekomunikasi tersebut dinilai memiliki kinerja keberlanjutan yang baik, sekaligus memperkuat integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi bisnis perusahaan, khususnya setelah proses merger yang diselesaikan pada April 2025.
Peringkat dari Sustainable Fitch menjadi validasi independen atas upaya XLSmart dalam mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan ke dalam operasional dan strategi jangka panjang.
Proses penilaian dilakukan sejak November 2025 hingga Januari 2026 dengan mengevaluasi berbagai aspek keberlanjutan perusahaan, mulai dari dampak operasional terhadap lingkungan hingga kontribusi sosial melalui layanan telekomunikasi.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, menyatakan bahwa pencapaian tersebut menjadi pengakuan eksternal terhadap komitmen perusahaan dalam membangun bisnis yang berkelanjutan setelah integrasi perusahaan pasca merger.
“Kami sangat bangga berhasil meraih rating yang bagus dari Sustainable Fitch. Peringkat ini menjadi validasi independen atas komitmen XLSmart dalam membangun bisnis yang berkelanjutan pasca merger. Komitmen kami adalah menetapkan dan menerapkan ESG sebagai fondasi utama dalam strategi dan implementasi tata kelola perusahaan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi investor dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Merza.
Penilaian Sustainable Fitch menempatkan XLSmart sebagai “social pure player”. Kategori ini merujuk pada perusahaan yang model bisnis utamanya secara langsung memberikan kontribusi sosial, dalam hal ini melalui penyediaan jaringan telekomunikasi yang mendukung konektivitas digital dan inklusi sosial.
Infrastruktur telekomunikasi yang disediakan perusahaan dinilai berperan penting dalam memperluas akses digital, termasuk di wilayah yang masih memiliki keterbatasan layanan konektivitas.
Dari sisi operasional, layanan jaringan telekomunikasi yang dijalankan XLSmart juga dinilai relatif efisien dari aspek energi.
Efisiensi energi pada infrastruktur jaringan menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian ESG karena industri telekomunikasi memiliki konsumsi listrik yang tinggi untuk pengoperasian menara, pusat data, serta perangkat jaringan lainnya.
Dalam aspek lingkungan, Sustainable Fitch mencatat bahwa XLSmart telah mengungkapkan data emisi karbon secara komprehensif, mencakup emisi Scope 1, Scope 2, dan Scope 3.
Scope 1 merujuk pada emisi langsung dari operasional perusahaan, Scope 2 berkaitan dengan emisi tidak langsung dari konsumsi energi listrik, sedangkan Scope 3 mencakup emisi tidak langsung dari rantai nilai perusahaan, termasuk aktivitas pemasok dan penggunaan produk oleh pelanggan.
Selain pengungkapan emisi, perusahaan juga melaporkan data terkait konsumsi energi, penggunaan air, serta pengelolaan limbah.
XLSmart juga menetapkan target lingkungan jangka pendek dan jangka panjang yang berfokus pada upaya pengurangan emisi karbon sebagai bagian dari strategi mitigasi dampak lingkungan dari operasional jaringan telekomunikasi.
Merza menjelaskan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan juga diterapkan pada berbagai kegiatan perusahaan di luar operasional jaringan. Salah satu implementasinya adalah penerapan konsep Zero Waste to Landfill pada penyelenggaraan sejumlah acara perusahaan.
Menurut Merza, konsep tersebut mulai diterapkan pada penyelenggaraan AXIS Nation Cup 2025. Dalam kegiatan tersebut, perusahaan mengelola sekitar 4.200 kilogram sampah selama acara berlangsung.
Limbah yang dihasilkan tidak langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir, tetapi dipilah dan diolah melalui berbagai skema pengelolaan berkelanjutan agar tidak menambah beban tempat pemrosesan akhir (TPA).
Pendekatan yang sama juga diterapkan pada penyelenggaraan Ultraverse Festival yang digelar pada akhir Januari 2026.
Melalui inisiatif tersebut, perusahaan berupaya memastikan bahwa kegiatan promosi dan event perusahaan tetap sejalan dengan prinsip pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.
Sustainable Fitch sendiri merupakan lembaga pemeringkat global yang menyediakan analisis dan opini terkait kinerja keberlanjutan perusahaan maupun instrumen keuangan berbasis ESG.
Sistem pemeringkatannya menggunakan skala 1 hingga 5, dengan angka 1 sebagai peringkat terbaik.
Selain peringkat kategori, lembaga ini juga memberikan skor numerik pada rentang 0 hingga 100 untuk menggambarkan tingkat integrasi ESG dalam strategi dan operasional perusahaan.
Hasil pemeringkatan dari Sustainable Fitch sering digunakan oleh investor institusional, analis keuangan, dan pelaku pasar modal sebagai salah satu referensi dalam menilai komitmen keberlanjutan perusahaan serta potensi risiko jangka panjang yang berkaitan dengan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Ke depan, XLSmart menyatakan akan terus memperkuat implementasi ESG secara terukur sebagai bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan.
Integrasi prinsip ESG tersebut juga diarahkan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi investor sekaligus memperluas dampak sosial melalui pengembangan infrastruktur konektivitas digital di Indonesia.
Baca Juga: XL Axiata dan Nokia Indonesia Kerjasama Penerapan ESG













































