Selular.ID – Perwakilan Google menyebut Android tengah berevolusi dari sekadar sistem operasi menjadi “intelligent system” atau sistem cerdas berbasis kecerdasan buatan (AI).
Hal tersebut membuat Google terus membangun narasi besar untuk Android generasi berikutnya.
Pernyataan itu disampaikan oleh Presiden Android Ecosystem Google, Sameer Samat yang menyebut Android tidak hanya menjadi sistem operasi di gadget.
“Platform ini bergerak dari sekadar operating system menjadi intelligent system,” ujar Samat.
“Ia menambahkan bahwa babak baru Android akan berfokus pada pengembangan platform yang “benar-benar memahami dan bekerja untuk Anda,” sambungnya.
Samat mengisyaratkan bahwa perubahan besar tersebut akan mulai terlihat di Android 17.
Google sebelumnya telah merilis versi beta pertama Android 17, sementara versi stabilnya diperkirakan meluncur dalam beberapa bulan ke depan.
“Ada beberapa hal luar biasa di rilis Android berikutnya, dan saya tidak sabar untuk membagikan lebih banyak dalam beberapa bulan mendatang,” katanya.
Baca juga:
- Melacak Lokasi Seseorang Menggunakan HP via Google Maps
- Realme Janjikan 4 Update Android dan 6 Tahun Keamanan
Menurut Samat, Android kini sedang dibangun ulang dengan AI sebagai inti dari sistem.
Artinya, kecerdasan buatan tidak lagi sekadar fitur tambahan, melainkan fondasi utama yang menopang pengalaman pengguna.
Integrasi Gemini Makin Dalam
Dalam presentasinya, Samat juga menyinggung pengembangan lanjutan Gemini, model AI milik Google.
“Evolusi berikutnya dari Gemini memungkinkan Anda menyelesaikan lebih banyak hal di seluruh ponsel Anda,” ujarnya.
Fitur-fitur berbasis Gemini tersebut disebut akan pertama kali hadir di lini Google Pixel 10 dan seri Samsung Galaxy S26 dalam waktu dekat.
Android, menurut Samat, akan menjadi tempat pertama untuk melihat masa depan teknologi.
Ia menutup presentasinya dengan pernyataan, “Android selalu menjadi tempat Anda melihat masa depan terlebih dahulu.”



















































